Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

GP Ansor Siagakan Basada untuk Dilatih Jadi Relawan Covid-19

Banser Husada (Basada) siap diterjunkan sebagai relawan Covid-19 untuk membantu pemerintah menangani bencana nasional Virus Corona secara masif.
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas (tengah) memperkenalkan anggotanya saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/1/2019)./ANTARA-Akbar Nugroho Gumay
Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas (tengah) memperkenalkan anggotanya saat pertemuan dengan Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (11/1/2019)./ANTARA-Akbar Nugroho Gumay

Bisis.com, JAKARTA - Banser Husada (Basada) siap diterjunkan sebagai relawan Covid-19 untuk membantu pemerintah menangani bencana nasional Virus Corona secara masif.

Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP Ansor), menilai kehadiran relawan sangat diperlukan untuk membantu pemerintah memerangi Virus Corona secara masif.

Dia menilai keberadaan relawanbisa berupa individu maupun kelompok organisasi yang secara sukarela memberikan bantuan tenaga dalam pelayanan disesuaikan dengan kebutuhan yang diperlukan.

“Jika memang diperlukan relawan, GP Ansor akan menerjunkan Banser Husada atau Basada. Tentu saja harus mendapat izin dari institusi yang berwenang, memiliki kompetensi, kualifikasi dan keahlian yang diperlukan, atau telah mendapat pelatihan khusus dari institusi kesehatan maupun BNPB,” katanya melalui keterangan resminya, Senin (16/3/2020).

Basada adalah satuan khusus Banser yang mengemban tugas bantuan kemanusiaan di bidang kedokteran, kesehatan, dan norma hidup sehat bagi masyarakat.

Dia menilai keberadaan relawan akan sangat membantu mempercepat atau meringankan tugas tenaga medis dan BNPB. Mengingat juga, pelayanan dalam kasus ini memerlukan kesigapan dan pelayanan yang cepat dalam meminimalisasi dampak.

Tugas relawan, ujar Gus Yaqut, bisa tidak secara langsung bersentuhan dengan pasien atau memberikan pelayanan langsung di bidang medis, namun juga bisa ditempatkan di unit-unit pelayanan informasi atau mengorganisasi pekerjaan non-medis.

“Relawan bisa ditempatkan untuk membantu dalam bidang pelayanan komunikasi, publikasi, sosialisasi ke masyarakat, menjadi contact person non-teknis, berhubungan dengan jejaring kemitraan relawan di tingkat pusat, daerah, regional, maupun internasional. Selain itu, bisa juga mengkoordinasi rapat-rapat, men-support pelayanan data base, dll,” ungkap Gus Yaqut.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Sutarno
Editor : Sutarno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper