Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

RUU Cipta Kerja, Aspirasi Masyarakat Bakal Diakomodasi

RUU Cipta Kerja yang telah dilayangkan pemerintah kepada DPR bukan harga mati. Artinya, masih ada kesempatan bagi pembuat undang-undang untuk menampung aspirasi masyarakat.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 09 Maret 2020  |  20:35 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, JAKARTA- Pemerintah dan anggota DPR diyakini bakal menampung aspirasi semua pihak sebelum mengesahkan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law.

Pengamat Hukum dan Tata Negara Universitas Katolik Parahyangan Bandung Asep Warlan Yusuf memandang gejolak di masyarakat soal RUU Omnibus Law sebagai hal yang biasa. Menurutnya, pemerintah dan DPR sebagai pembuat undang-undang, akan mengakomodasi kepentingan masyarakat.

"Undang-Undang yang banyak melibatkan banyak pihak memang pasti sedikit ada resistensi," ujarnya, Senin (9/3/2020).

Dia menilai RUU Cipta Kerja yang telah dilayangkan pemerintah kepada DPR bukan harga mati. Artinya, masih ada kesempatan bagi pembuat undang-undang untuk menampung aspirasi masyarakat.

Pihaknya menjelaskan aspirasi masyarakat dibutuhkan pembuat undang-undang untuk membuat produk legislasi yang dapat bermanfaat bagi semua pihak.

"Harus melibatkan banyak pihak, jangan sampai undang-undang lahir prematur. Banyak orang menggugat dan ada tudingan konspirasi dengan asing," ucapnya.

Asep memandang positif lahirnya aturan itu sebab, selama ini, ia menilai aturan yang ada kerap tumpang tindih dan inkonsisten antara aturan yang satu dengan yang lain.

"Buat paket satu-satu membutuhkan waktu. Kalau ingin melibatkan semua orang juga butuh waktu. Jadi pemerintah menganggap selesaikan dahulu versi pemerintah kemudian nanti silakan DPR kalau ingin melibatkan banyak pihak, DPR yang mengundang," tambahnya.

Sebagaimana diketahui akhir-akhir ini, sejumlah kalangan menolak keberadaan RUU Cipta Kerja, seperti elemen serikat pekerja dan kalangan mahasiswa.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr omnibus law
Editor : Rio Sandy Pradana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top