Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polda Metro Jaya Tangkap 10 Tersangka Pembuat Puluhan Ribu Masker Ilegal

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa ada 30.000 masker yang disimpan di dalam 600 dus siap edar.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Februari 2020  |  14:38 WIB
Pekerja mengemas masker di pabrik alat kesehatan PT Kasa Husada Wira Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/1/2020). - ANTARA / Didik Suhartono
Pekerja mengemas masker di pabrik alat kesehatan PT Kasa Husada Wira Jawa Timur, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (31/1/2020). - ANTARA / Didik Suhartono

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya menangkap 10 orang pelaku yang diduga kuat membuat dan menimbun puluhan ribu masker ilegal siap edar di sebuah gudang Jakarta Utara.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan bahwa ada 30.000 masker yang disimpan di dalam 600 dus siap edar.

Rencananya, kata Yusri, puluhan ribu masker itu bakal dijual secara ilegal ke negara-negara yang saat ini membutuhkan masker akibat virus corona (covid-19).

"Total yang telah kami amankan dari gudang ini, ada 600 dus yang isinya 30.000 masker," tuturnya, Jumat (28/2/2020).

Dia menjelaskan 10 orang tersangka itu memiliki peran yang berbeda dalam menjalankan operasi pembuatan masker ilegal, pelaku berinisial YRH sebagai penanggungjawab, EE penjaga gudang, D operator mesin, S dan LF sebagai sopir dan F, DK, SL, SF, ER sebagai pekerja.

Menurut Yusri, para tersangka itu dijerat dengan Undang-Undang Kesehatan dan Undang-Undang Perdagangan dengan ancaman pidana 5 tahun penjara dan denda Rp50 miliar.

"Kami juga masih memburu satu pelaku lagi yang merupakan pemilik pabrik tersebut. Dia WNI yang kini sedang berada di luar negeri," katanya.

 

 

 

 

 

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona masker
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top