Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

RI Lobi Arab Saudi, Agar Jemaah Kantongi Visa Diizinkan Umrah

Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut di atas adalah sementara, dan penerapannya akan selalu dievaluasi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 27 Februari 2020  |  18:49 WIB
Pengunjung mencari informasi paket perjalanan ibadah umrah. - Bisnis/Rachman
Pengunjung mencari informasi paket perjalanan ibadah umrah. - Bisnis/Rachman

Bisnis.com, JAKARTA — Kedutaan Besar Indonesia di Arab Saudi sedang melakukan pendekatan ke pemerintah kerajaan itu terkait penangguhan izin umrah yang baru dikeluarkan. Upaya ini agar jamaah yang telah memiliki visa umrah diizinkan masuk ke wilayah itu.

Melalui keterangan resmi Kedubes RI di Riyadh, pendekatan itu dilakukan Duta Besar RI, Agus Maftuh Abegebriel mengingat Indonesia tidak termasuk dalam negara yang terkonfirmasi terkena wabah virus Corona (Covid-19).

Berdasarkan komunikasi Dubes RI dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Mohammed Saleh Benten, diperoleh informasi bahwa Kementerian Haji dan Umroh sudah resmi menghentikan visa umrah untuk sementara.

“Dubes RI juga sedang perjuangkan nasib calon jemaah umroh yang sudah mendapatkan visa,” tulis keterangann resmi tersebut, Kamis (27/2/2020).

Adapun Kerajaan Arab Saudi menegaskan bahwa langkah-langkah tersebut di atas adalah sementara, dan penerapannya akan selalu dievaluasi oleh lembaga-lembaga kompeten yang terkait.

RI melalui KBRI di Riyadh dan KJRI di Jeddah terus berkoordinasi dengan Kemenlu dan Kementerian Haji dan Umrah Arab untuk memastikan pelaksanaan teknis dari kebijakan itu.

“Serta memastikan keberadaan jamaah umroh warga negara Indonesia yang saat ini sudah berada di wilayah Arab Saudi.”

Sementara itu, Pelaksana Tugas Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah mengatakan hingga kini kementeriannya masih melakukan komunikasi dengan Kedutaan Besar Indonesia untuk Arab Saudi di Riyadh.

“Dubes RI di Arab Saudi sudah dimintakan untuk mendapatkan informasi yang lebih lagi atas pengumuman tersebut,” katanya kepada Bisnis, Kamis (27/2/2020).

Hingga kini, pemerintah belum dapat memastikan nasib para calon jamaah Umrah yang akan berangkat dari Indonesia ke Arab Saudi.

“Ini yang sedang dipastikan. Sulit bicara target [kapan dipastikan]. Setidaknya sampai kemarin malam masih ada jemaah umrah asal indonesia masuk ke saudi,” terangnya.

Adapun Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi menyebutkan bahwa penangguhan dilakukan kepada pemegang visa turis dari negara-negara yang disebut berisiko menyebarkan virus Corona.

Beberapa negara yang dianggap berisiko menyebarkan virus Corona adalah China, Iran, Italia, Korea, Jepang, Thailand, Malaysia, Indonesia, Pakistan dan Afghanistan.

Selain itu Irak, Filipina, Singapura, India, Lebanon, Suriah, Yaman, Azerbaijan, Kazakhstan, Uzbekistan, Somalia dan Vietnam juga ikut terimbas.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

arab saudi umroh
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top