Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ma'ruf Amin: NU Harus Cetak SDM Unggul

Wapres menyebut bahwa sebagai organisasi yang lahir di zaman penjajahan, NU juga memiliki semangat dan tanggung jawab kebangsaan.
Nindya Aldila
Nindya Aldila - Bisnis.com 24 Februari 2020  |  06:50 WIB
Ma'ruf Amin: NU Harus Cetak SDM Unggul
Wakil Presiden Ma'ruf Amin saat menghadiri acara Maulid dan Tasyakur Hari Lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-66 di GOR Soemantri Brojonegoro, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu malam (23/2/2020). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Wakil Presiden Ma'ruf Amin berpesan agar organisasi  Nahdlatul Ulama (NU) dapat mencetak sumber daya manusa (SDM) unggul untuk berkontribusi pada negara. 

Hal itu disampaikan Ma'ruf saat menghadiri acara Maulid dan Tasyakur Hari Lahir Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) ke-66 di GOR Soemantri Brojonegoro, Jl. H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, Minggu malam (23/2/2020).

Wapres menyebut bahwa sebagai organisasi yang lahir di zaman penjajahan, NU juga memiliki semangat dan tanggung jawab kebangsaan. Semangat yang dibangun oleh NU adalah semangat cinta Tanah Air sebagian daripada iman.

Sejak awal NU selalu berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Dengan demikian, tugas IPNU saat ini adalah melanjutkan semangat NU dengan merawat kemerdekaan.

"Tugas kalian sekarang adalah menjaga negara ini dari pemahaman-pemahaman yang tidak sesuai dengan NU," tutur Ma’ruf Amin. 

Wapres berpesan agar IPNU selalu berperan dalam mengisi kemerdekaan, dan salag satu program prioritas pemerintah adalah mewujudkan hal tersebut adalah dengan menciptakan sumber daya manusia (SDM) unggul

"Khususnya dalam penyediaan SDM unggul, maka IPNU harus siap, untuk mengisi kemerdekaan ini dengan menyiapkan diri untuk menjadi SDM yang unggul, sehat, cerdas, produktif, memiliki daya saing, dan memiliki akhlaqul karimah," tukas Ma’ruf. 

Dia juga berpesan agar IPNU menjaga pemahaman Islam moderat yang tidak liberal dan tidak radikal. 

"Moderat itu artinya tidak tekstual, tidak liberal, [dan] tidak radikal," ungkapnya. 

Namun, menurut Ma’ruf Amin, Islam moderat yang diajarkan NU tidak statis, artinya terus bergerak (dinamis) menyesuaikan perkembangan zaman. Oleh karena itu, NU terus melakukan aktualisasi.

Sebelumnya, Ketua Umum IPNU Aswandi Jailani, melaporkan bahwa acara tasyakuran Harlah IPNU kali ini mengusung tema “Harmoni Pelajar Indonesia, Bersatu Dalam Karya". 

Terkait karya nyata IPNU untuk Indonesia, Aswandi mencontohkan, salah satu kader IPNU asal Wonosobo, Ravi Ramadhani meraih medali emas di ajang Expo Sciences International (ESI) 2019 di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Hadir dalam acara ini Wakil Ketua MPR Asrul Sani, Wakil Ketua DPR Muhaimin Iskandar, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, serta beberapa petinggi PBNU dan mantan kader IPNU yang berhasil menduduki jabatan-jabatan penting.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pbnu Ma'ruf Amin
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top