Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Ini Saran Anies Bagi Entrepreneur Muda

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memuji semangat para pengusaha muda dalam pameran Natural Market besutan program Jakpreneur.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 22 Februari 2020  |  22:36 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kawasan RW 03 Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang berhasil menerapkan pengolahan sampah tingkat warga pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Jumat (21/2/2020). JIBI - Bisnis/Aziz Rahardyan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunjungi kawasan RW 03 Cempaka Putih Timur, Cempaka Putih, Jakarta Pusat yang berhasil menerapkan pengolahan sampah tingkat warga pada Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN), Jumat (21/2/2020). JIBI - Bisnis/Aziz Rahardyan

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi semangat para pengusaha muda dalam pameran Naturalé Market besutan program Jakpreneur yang akan terselenggara pada Sabtu (22/2/2020) dan Minggu (23/2/2020).

Anies berharap ajang ini mampu menjadi wadah pengembangan keterampilan dan kemandirian berwirausaha, diiringi kolaborasi antara Pemprov DKI Jakarta, dunia pendidikan, dunia usaha, masyarakat, lembaga, atau pihak lainnya.

Menurut Anies, pemerintah tak bisa lagi hanya mengandalkan subsidi atau bantuan untuk membereskan ketimpangan. Oleh sebab itu, Jakpreneur dibentuk guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pelibatan langsung dalam kegiatan perekonomian.

Dia mengatakan Jakarta sebagai magnet perekonomian di Indonesia harus mampu menjawab tantangan ketimpangan melalui pemberdayaan ekonomi dengan peningkatan lapangan kerja dan pengembangan UMKM.

“Membereskan ketimpangan, membereskan soal kesejahteraan tidak bisa terus menerus dengan subsidi, tidak bisa terus menerus dengan cash transfer. Tapi yang paling penting justru melibatkan masyarakat di dalam proses pasar,” ungkapnya, Sabtu (22/2/2020).

Menurutnya, masyarakat yang terlibat dalam kegiatan pasar, baik dalam proses produksi barang maupun jasa, akan menggerakkan perekonomian Jakarta dan akhirnya meningkatkan kesejahteraan dari tingkat rumah tangga.

"Saat ini, Thamrin 10 ada sekitar 60 outlet, dan hari ini ada sekitar 30-an Jakpreneur yang mendapatkan kesempatan. Ini adalah usaha dari Pemprov untuk membawa mereka-mereka yang punya kemauan, kerja keras, inovasinya baik, dan produknya baik untuk masuk ke mainstream Jakarta. Karena berada di tempat ini insyaAllah mendapatkan perhatian yang cukup besar," ujar Anies.

"Setahu saya, Thamrin 10 ini ramai terus apalagi kalau sore dan malam hari. Ini kesempatan untuk bisa ekspos ke pasar Jakarta. Jadi saya berharap kepada teman-teman, manfaatkan ini sebaik-baiknya," imbuhnya.

Sebanyak 30 unit tenant dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) DKI Jakarta tampak hadir memeriahkan bazar di Naturalé Market.

Di antaranya, Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah; Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian; Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi; Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk, dan Dinas Sosial.

"Yang sesungguhnya terjadi sore hari ini adalah sebuah kolaborasi. Ada yang datang membawa pengalaman, ada yang datang dengan membawa modal, ada yang datang dengan membawa jaringan, ada yang datang dengan membawa kesempatan. Semuanya bekerja bersama, membangun kolaborasi," jelasnya.

"Jakarta akan terus kita bangun dengan pendekatan kolaborasi. Itu pendekatan kita. Mari kita majukan kota ini dengan semangat kolaborasi. Mari kita bangun kerja bersama kita dengan spirit kolaborasi dan InsyaAllah Jakarta bisa maju kotanya, bahagia warganya," tutup Anies.

Esok merupakan rangkaian acara terakhir dari acara Nature Market. Acara ini masih akan menampilkan beragam aktivitas menarik seperti Bazaar, Kids Corner, Workshop & Talkshow, Urban Farming, dan Entertainment seperti musik akustik.

Bazaar yang ada dalam acara Naturalé Market ini, khususnya akan menyajikan produk-produk alami dan ramah lingkungan, mulai dari hasil pertanian non-olahan dan olahan, tanaman hidroponik, hingga kebutuhan rumah tangga.

Selain itu, terdapat pula Instalasi Urban Farming hasil kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Provinsi DKI Jakarta dengan TANIHUB.

Harapannya, pengunjung dapat melihat penerapan konsep urban farming atau pemanfaatan ruang terbuka menjadi lahan hijau yang produktif.

"Kami berharap acara ini dapat memberikan gambaran kepada peserta tentang peluang bisnis di bidang industri kreatif yang ramah lingkungan. Agar peserta dapat membuka sendiri usaha bahkan lapangan pekerjaan dari workshop yang diadakan," ungkap Plt. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta Elizabeth Ratu Rante Allo.

Berikut rangkaian acara workshop dan talkshow Naturale Market di hari terakhirnya, Minggu, 23 Februari 2020:

- Pukul 08.00 - 10.00.
Workshop Natural Lipbalm oleh Jakarta Creative Hub menggunakan bahan-bahan alami dan aman untuk dipakai anak kecil.

- Pukul 10.00 - 12.00.
Workshop Shibori oleh Jakarta Creative Hub, yaitu praktik membuat batik dengan teknik Shibori. Shibori merupakan teknik membuat pola pada bahan yang berasal dari Jepang dengan dicelupkan seperti pada jumputan. Peserta akan diajari dasar-dasar membuat pola dan bentuk unik melalui teknik Shibori, yaitu Honey Comb, Itajime, dan Kanoko.

- Pukul 14.10 – 16.10.
Talkshow & Workshop oleh Komunitas Jakarta Berkebun. Talkshow ini akan mengenalkan cara mudah berkebun di rumah dari bahan-bahan yang ada. Talkshow juga dilengkapi praktik berkebun. Kapasitas 50 - 60 orang.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Jakarta anies baswedan
Editor : Novita Sari Simamora
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top