Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dewan Masjid Indonesia: Khatib Harus Bisa Mempersatukan Bangsa

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Syafruddin mengatakan khatib melalui kegiatan dakwah dapat memberikan wawasan kebangsaan dan keagamaan untuk mencegah konflik di Tanah Air.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 17 Februari 2020  |  02:14 WIB
Masjid Istiqlal - wikipedia
Masjid Istiqlal - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Dewan Masjid Indonesia mencermati bahwa banyak di antara negara-negara Islam yang mengalami keruntuhan justru disebabkan konflik antar sesama anak bangsa.

Wakil Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Syafruddin mengatakan khatib melalui kegiatan dakwah dapat memberikan wawasan kebangsaan dan keagamaan untuk mencegah konflik di Tanah Air.

Menurutnya, khatib bukanlah profesi biasa yang dapat dijalankan oleh siapa pun, melainkan seorang Da'i muballigh atau juru dakwah yang menentukan sah atau tidaknya pelaksanaan ibadah.

"Seorang khatib harus meningkatkan ilmu agama dan wawasan di tengah pusaran globalisasi pada era digitalisasi sekarang ini," katanya dalam siaran pers, Minggu (16/2/2020).

Dia menuturkan ikatan Khatib DMI merupakan badan otonomi yang berikhtiar untuk memperkokoh silaturrahim dan ukhuwah. Selain itu menjadi penuntun dan tauladan para jamaah. DMI berharap para khatib memberikan wawasan kebangsaan dan keagaaman lewat dakwah-dakwah di masjid untuk mencegah potensi konflik di Indonsia

DMI mengambil peran strategis dan penting untuk mengatasi masalah keumatan di dalam dan di luar negeri. Salah satunya dengan cara menyiapkan sumber daya Takmir, Imam, dan Khatib masjid di seluruh Indonesia.

Mantan Wakapolri ini juga menyampaikan bahwa kemajuan dan perkembangan dunia Islam di tengah percaturan global.

"Tata nilai moral dari peradaban Islam dan karakter budaya Islam telah menjadi magnet dan spirit. Bahkan, sebagai role model bagi kemajuan di berbagai belahan dunia," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

masjid
Editor : Andhika Anggoro Wening
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

Foto

BisnisRegional

To top