Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Cerita Ibu yang Anaknya Diobservasi 14 Hari di Natuna karena Virus Corona

Selama anaknya di Wuhan hingga menjalani observasi di Natuna, Apriliya mengaku komunikasi dengan anaknya lancar-lancar saja walau Yusuf tidak diizinkan keluar.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 15 Februari 2020  |  16:48 WIB
Keluarga WNI pascaobservasi asal Bogor tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020). Kedatangan mereka di Gedung Sasana Manggala Praja untuk menjemput kedatangan anggota keluarga yang telah menjalani observasi virus Corona di Natuna, Kepulauan Riau - Antara
Keluarga WNI pascaobservasi asal Bogor tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020). Kedatangan mereka di Gedung Sasana Manggala Praja untuk menjemput kedatangan anggota keluarga yang telah menjalani observasi virus Corona di Natuna, Kepulauan Riau - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ibunda dari Yusuf Azhar (21), WNI pascaobservasi di Natuna berkaitan dengan wabah virus vorona (COVID), Apriliya, mengaku tetangga mereka di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, tidak bersikap berlebihan atas anaknya sepulang karantina.

"Alhamdulillah tetangga baik, perhatian bertanya-tanya karena tahu sekolah di China dan sempat ditolak di Natuna, namun semuanya tanggapannya tidak berlebihan pada Yusuf," kata Apriliya di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (15/2/2020).

Apriliya datang menjemput Yusuf yang berkuliah di Universitas Wuhan, bersama suaminya Cik Anang dan sang kakak Cik Dan yang akan mengantarkan ke Perum Griya Cimangir Blok B1 nomor 27/28, Bogor.

Selama anaknya di Wuhan hingga menjalani observasi di Natuna, Apriliya mengaku komunikasi dengan anaknya lancar-lancar saja walau Yusuf tidak diizinkan keluar dari asramanya sehubungan dengan wabah itu kecuali mendesak. Namun ketika dievakuasi ke Natuna, komunikasi mereka tidak terjalin satu hari satu malam.

"Pas sampai di Natuna dia WA, ketika sudah dapat kartu. Dari situ kami komunikasi," kata Apriliya.

Apriliya juga mengatakan anaknya telah berpesan agar orang tuanya di rumah mempersiapkan diri karena selama beberapa hari Yusuf akan didampingi oleh petugas kesehatan untuk memantau perkembangan kesehatannya.

"Yusuf menginformasikan nanti ketika di rumah, petugas kesehatan datang memantau. Dan menginformasikan bersama RT/RW setempat untuk disosialisasikan aku ini sehat, aku tidak sakit," ujar dia.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni virus corona

Sumber : Antara

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top