Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

China akan Pangkas Separuh Tarif Impor AS

Tarif beberapa barang dipangkas menjadi 5 persen dari 10 persen, dan yang lain menjadi 2,5 persen dari 5 persen.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  13:58 WIB
Perang dagang AS-China - istimewa
Perang dagang AS-China - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan China akan mengurangi separuh tarif impor dari Amerika Serikat senilai sekitar US$ 75 miliar pada akhir bulan ini.

Dalam pernyataan pada hari Kamis (6/2/2020), Kementerian mengatakan pemotongan akan berlaku mulai pukul 01.01 pada 14 Februari waktu Beijing, waktu yang sama dengan pemotongan tarif AS untuk produk-produk Cina.

Tarif China untuk barang-barang impor asal AS yang mulai berlaku 1 September tahun lalu akan diturunkan, dengan tarif beberapa barang dipangkas menjadi 5 persen dari 10 persen, dan yang lain menjadi 2,5 persen dari 5 persen.

Kedua negara mengatakan mereka akan memangkas tarif barang-barang yang lain sebagai bagian dari kesepakatan fase pertama yang ditandatangani bulan lalu. Dua negara ekonomi terbesar di dunia ini menghentikan perang perdagangan mereka pada Januari, meskipun dengan pengurangan tarif ini berlaku masih ada titik gesekan lain dalam hubungan kedua negara.

Tarif lainnya yang diberlakukan China terhadap barang AS akan tetap tetap, menurut pernyataan itu. Sementara itu, China akan terus memproses aplikasi untuk pembebasan tarif.

"China berharap bahwa kedua belah pihak dapat mematuhi dan menerapkan perjanjian untuk meningkatkan kepercayaan pasar, mempromosikan pengembangan hubungan ekonomi bilateral, dan memfasilitasi pertumbuhan ekonomi global," menurut pernyataan kementerian, seperti dikutip Bloomberg.

Yuan memperpanjang kenaikan setelah berita tentang penurunan tariff tersebut, dengan yuan offshore naik hingga 0,25 persen menjadi 6,9579 per dolar.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tarif impor perang dagang AS vs China
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top