Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

WNI di Singapura Tertular Virus Corona, PKS: Indonesia Harus Waspada!

Indonesia harus waspada, karena kasus penularan virus corona juga sudah terjadi di negara-negara tetangga terdekat yang pintu keluar masuknya ke Indonesia sangat mudah.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 05 Februari 2020  |  14:54 WIB
Seorang petugas keamanan mengenakan pelindung berdiri di depan pintu masuk ke kasino yang ditutup di Kasino Grand Lisboa, dioperasikan oleh SJM Holdings Ltd., di Makau, China, pada hari Selasa, 4 Februari 2020. Kasino di Makau, China wilayah yang merupakan pusat perjudian terbesar dunia, akan ditutup selama 15 hari karena Cina berusaha menahan penyebaran virus korona yang mematikan - Bloomberg.
Seorang petugas keamanan mengenakan pelindung berdiri di depan pintu masuk ke kasino yang ditutup di Kasino Grand Lisboa, dioperasikan oleh SJM Holdings Ltd., di Makau, China, pada hari Selasa, 4 Februari 2020. Kasino di Makau, China wilayah yang merupakan pusat perjudian terbesar dunia, akan ditutup selama 15 hari karena Cina berusaha menahan penyebaran virus korona yang mematikan - Bloomberg.

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati meminta pemerintah melalui Kedutaan Besar Indonesia termasuk di Singapura untuk proaktif menangani kasus wabah virus corona yang menimpa pekerja migran Indonesia.

“Kasus pertama yang menimpa WNI ini seharusnya mendorong pemerintah untuk mengambil langkah ekstra dalam melindungi WNI di luar negeri, terutama para pekerja migran Indonesia (PMI) di negara-negara terdampak virus Corona,” ujar politisi PKS itu, Rabu (5/2/2020).

Menurutnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), dan BNP2PMI harus bekerjasama dengan KBRI dan stakeholder lain untuk proaktif melakukan edukasi, sosialisasi dan himbauan secara intensif dan masif kepada PMI di negara-negara yang berpotensi besar terdampak virus Corona.

Sebelumnya, seorang WNI yang berprofesi sebagai sebagai pembantu rumah tangga di Singapura dikonfirmasi positif terinfeksi virus corona. Politisi itu mengingatkan bahwa PMI perlu mendapat edukasi yang cukup tentang hal-hal yang harus dilakukan untk menjaga kesehatan dan mengantisipasi diri agar tidak terkena virus corona.

Mufida juga menegaskan perlunya pemerintah membuka hotline khusus terkait wabah virus corona ini bagi PMI di luar negeri.

“Apalagi WHO telah menetapkan penyebaran virus corona ini sebagai darurat global. Maka perlu ekstra serius meresponsnya,” jelasnya.

Data terakhir di seluruh dunia, lebih dari 25 negara terdapat kasus infeksi virus corona. Sebanyak 20.600 orang di seluruh dunia dilaporkan tertular. 427 di antaranya meninggal dunia dengan 2 orang di antaranya berada di luar China.

“Indonesia harus waspada, karena kasus penularan virus corona juga sudah terjadi di negara-negara tetangga terdekat yang pintu keluar masuknya ke Indonesia sangat mudah. Di antaranya, 20 kasus di Singapura yang salah satunya pekerja migran kita itu,” katanya.

Terkait kasus yang menimpa PMI di Singapura, Mufida juga meminta agar PMI tersebut mendapatkan haknya sebagai WNI.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr wni virus corona
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top