Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Begini Aktivitas WNI yang Dikarantina di Natuna

Pemerintah menunjuk Natuna menjadi tempat karantina sekaligus observasi WNI yang baru saja dievakuasi dari China.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 04 Februari 2020  |  10:11 WIB
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Antara Foto - Kementerian Luar Negeri RI
Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan pada Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, China setibanya di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (2/2/2020). Antara Foto - Kementerian Luar Negeri RI

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintah menunjuk Natuna menjadi tempat karantina sekaligus observasi WNI yang baru saja dievakuasi dari China.

Karantina dilakukan terkait penyebaran virus corona yang masa inkubasi setidaknya selama 14 hari.

Ratusan WNI yang sudah dievakuasi di Natuna ditempatkan di wilayah khusus yang lumayan jauh dari jangkauan masyarakat sekitar.

Mereka disana melakukan aktivitas normal seperti biasanya, selain juga rutin menjalani tes medis harian seperti mengecek suhu tubuh apakah demam atau tidak selama masa inkubasi.

Dari laman instagram @infokomando, terlihat salah satu aktivitas warga yang dikarantina tengah olahraga bersama anggota TNI.

"Ratusan WNI yang sedang dikarantina sedang menjalani olahraga bersama anggota Marinir," tulis akun tersebut.

Mereka olahraga bersama di tengah landasan pesawat milik TNI.

Bagi warga yang dievakuasi ataupun anggota TNI terlihat memakai masker di wajahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top