Perasaan Campur Aduk, Miliarder Jepang Batal Cari ‘Pasangan Hidup’ ke Bulan

Belum lama membuat heboh dunia soal pencarian ‘pasangan hidup’ ke bulan, miliarder Jepang Yusaku Maezawa tahu-tahu mengabarkan telah membatalkan rencananya ini.
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  17:29 WIB
Perasaan Campur Aduk, Miliarder Jepang Batal Cari ‘Pasangan Hidup’ ke Bulan
Yusaku Maezawa. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA –- Belum lama membuat heboh dunia soal pencarian ‘pasangan hidup’ ke bulan, miliarder Jepang Yusaku Maezawa tahu-tahu mengabarkan telah membatalkan rencananya ini.  

Pada Kamis (30/1/2020), Maezawa mengungkapkan mengalami “perasaan yang campur aduk” dan telah memutuskan untuk membatalkan pencariannya.

Padahal, sudah hampir 28.000 orang yang melamar menjadi ‘pasangan’ maestro fesyen ini nanti, seperti dilansir dari BBC.

Meski demikian, ia masih berencana melakukan perjalanan pelancong perdana ke luar angkasa dengan pesawat SpaceX pada tahun 2023. Kali ini tanpa keinginan ditemani ‘pasangan hidup’.

Dalam sebuah iklan yang ditayangkan di dunia maya pada pertengahan Januari, pria berusia 44 tahun itu mengatakan ingin berbagi pengalaman ke bulan dengan seorang perempuan "istimewa".

Pengusaha yang baru berpisah dari kekasihnya, aktris Jepang Ayame Goriki, 27, ini mendorong para perempuan untuk berpartisipasi pada acara perjodohan dan mendaftar melalui laman miliknya. 

"Karena saya merasa kesepian dan merasa hampa, ada satu hal yang selalu saya pikirkan yakni untuk terus mencintai satu orang perempuan. Saya ingin menemukan 'pasangan hidup',"  ujar Maezawa saat itu.

Laman tersebut menjelaskan persyaratan dan jadwal terkait proses aplikasi yang akan berlangsung sampai tiga bulan.

Pengumuman yang ditulis dengan gaya ala profil untuk aplikasi kencan itu menyebut beberapa syarat seperti harus lajang dan berusia di atas 20 tahun.

Sang perempuan juga diharapkan untuk bersikap selalu positif dan punya keinginan untuk terbang ke luar angkasa. Keputusan final terkait sosok ‘pasangan hidup’ yang memenuhi syarat sedianya dibuat pada akhir Maret mendatang.

Namun pada Kamis, ia mengumumkan di Twitter bahwa ia tidak akan lagi mencari pasangan untuk menemaninya ruang angkasa.

"Ada bagian dari diri saya yang masih memiliki perasaan campur aduk tentang keikutsertaan saya," tulis Maezawa dalam serangkaian cuitan.

“Memikirkan bahwa 27.722 perempuan dengan niat dan keberanian yang tulus telah menggunakan waktu mereka yang berharga untuk melamar, membuat saya merasa sangat menyesal dan memberi tahu semua orang tentang keputusan saya yang egois ini,” tambahnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jepang

Editor : Novita Sari Simamora
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top