Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Virus Corona: Modus, Oknum Manfaatkan Kondisi Mahasiswa di Wuhan

Salah seorang mahasiswa Indonesia yang masih tertahan di Wuhan, China, mengkonfirmasi adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kondisi mereka. Semua pihak diharapkan tidak mudah percaya jika ada yang mengaku-aku mewakili kepentingan mahasiswa Indonesia di sana.
Saeno
Saeno - Bisnis.com 30 Januari 2020  |  12:57 WIB
Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). - Antara
Seorang pasien 2019-nCoV di Rumah Sakit Hankou, Wuhan, memberikan isyarat jempol kepada tim kesehatan dari Second Military Medical University, Senin (27/1/2020). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Persatuan Pelajar Indonesia Tiongkok (PPIT) cabang Wuhan mengkonfirmasi adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kondisi mereka. Semua pihak diharapkan tidak mudah percaya jika ada yang mengaku mewakili kepentingan mahasiswa Indonesia di sana. 

"Saya berharap semua orang tua dan relawan waspada, apalagi ada yang mengaku bagian dari pemerintah atau bahkan koordinator mahasiswa, bahkan baru baru ini ada yang mengatakan bagian dari PPI Tiongkok," ujar Khoirul Umam Habsiy, PPIT cabang Wuhan dalam pesan tertulisnya melalui whatsapp grup, Kamis (30/1/2020).

Khoirul juga sebagai ketua PPIT ranting Huazhong University of Science and Technology mengaku bisa mengkonfirmasi apakah seseorang itu mahasiswa dan bagian dari PPIT atau bukan.

"Informasi yang kami sebar sudah jelas, contact person juga  jelas," ujar Khoirul memaparkan soal kejelasan informasi yang berasal dari PPIT.

Khoirul menambahkan belakangan data mahasiswa juga ada yang bocor dan disalahgunakan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kondisi mahasiswa Indonesia dan WNI lainnya yang tertahan di Wuhan terkait wabah virus corona bisa mengundang simpati siapa pun. Namun, jika tiba-tiba ada permintaan donasi untuk mahasiswa Indonesia dan WNI di Wuhan, ada baiknya anda memastikan kebenarannya.

Pesan berikut bisa menjadi alarm agar siapa pun waspada jika ada yang meminta donasi untuk mahasiswa di Wuhan, China.

Hello Wuhaners!

PPIT Wuhan dan Mahasiswa Indonesia tidak ada open donasi untuk kasus Corona Virus di Wuhan sebagaimana yang beredar di medsos

Yuuk kabarkan orang tua, keluarga dan teman kita semua di Indonesia agar tidak dimanfaatkan oleh pihak yg tidak bertanggung jawab

----------------------
PPIT Wuhan,
IG: PPIT Wuhan
Web: ppitiongkokwuhan.org
Wechat: ppitwuhan

Demikian pesan yang tersebar melalui pesan singkat di whatsapp.

Pesan yang sama juga dikirimkan Rio, kandidat master bidang psikologi terapan (Applied psychology) di China university of Geosciences Wuhan.

Terkait beragam informasi yang beredar, Perhimpunan Pelajar Indonesia di Tiongkok cabang Wuhan dalam rilisnya tentang kondisi mahasiswa RI dan WNI di Wuhan, Kamis (30/1/2020) meminta agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum teruji keakuratannya.

"PPIT Wuhan mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia jangan mudah percaya dengan informasi yang tidak akurat dan diharapkan lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi mengenai keadaan mahasiswa di Wuhan," ujar pihak PPIT cabang Wuhan.

PPIT Wuhan juga menginformasikan bahwa dana untuk bantuan logistik pertama dari KBRI telah di terima oleh para ketua ranting dan telah didistribusikan kepada seluruh WNI pada 28 hingga 29 Januari 2020 untuk membeli bahan logistik.

CATATAN: Terdapat revisi pada pernyataan Choirul Umam Hasbiy pada paragraf pertama dan kedua dengan menyesuaikan posisi yang bersangkutan tidak di Wuhan.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top