Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenlu: KBRI Beijing Upayakan Bantuan Logistik Bagi WNI yang Terisolasi di China

Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa KBRI Beijing terus memonitor kondisi WNI dan mengupayakan bantuan logistik bagi WNI yang terisolasi di Wuhan, China dan sekitarnya.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 27 Januari 2020  |  17:39 WIB
China melakukan langkah-langkah mengendalikan penyebaran virus corona. - Reuters
China melakukan langkah-langkah mengendalikan penyebaran virus corona. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa KBRI Beijing terus memonitor kondisi WNI dan mengupayakan bantuan logistik bagi WNI yang terisolasi di Wuhan, China dan sekitarnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Teuku Faizasyah mengatakan meski terdapat kelangkaan logistik di wilayah China yang diisolasi, saat ini kebutuhan logistik WNI masih dapat tercukupi.

"Berdasarkan komunikasi intens dengan mahasiswa (Indonesia) di lokasi terpapar, kondisi mereka baik dan logistik masih bisa dicukupi. Mereka menyebutkan kebutuhan masih ada di sana, namun mereka menjelaskan dari kebutuhan tersebut mereka masih bisa bertahan untuk beberapa hari ke depan," ujar Faizasyah dalam konferensi pers di Kantor Kemenlu, Senin (27/1/2020).

Untuk mengatasi kondisi kelangkaan logistik, kata Faizasyah, pihak KBRI Beijing telah menyiapkan bantuan logistik bagi WNI. Distribusi bantuan logistik tengah dikoordinasikan dengan otoritas China.

"Perwakilan RI akan selalu siap memberikan dukungan logistik manakala ada kekurangan logistik bagi teman-teman di Wuhan," katanya. "Bisa dibayangkan wilayah terisolasi tidak mudah masukan logistik.  Mekanisme penyampaian (logistik) masih harus dibahas dengan pemerintah setempat dan mahasiswa di sana."

Menyusul merebaknya coronavirus baru (2019-nCoV), otoritas China memberlakukan kebijakan karantina terhadap 15 kota di Provinsi Hubei. Faizasyah mengatakan jumlah WNI yang tinggal di daerah karantina sebanyak 243 orang. WNI yang mayoritas merupakan mahasiswa tersebut tersebar di Wuhan, Xianing, Huangshi, Jingzhou, Xianyang, Enshi, dan Shiyan.

Menurut Faizasyah, mobilitas WNI di wilayah karantina tersebut memang terbatas. Masyarakat di wilayah karantina dibatasi untuk berpergian keluar dan akses masuk ke wilayah tersebut juga dibatasi. Namun, dia memastikan seluruh WNI di wilayah tersebut dalam kondisi baik.

"Saat ini seluruh WNI dalam keadaan baik, sehat, dan tidak ada yang terjangkit 2019-nCoV," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

virus corona
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top