Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Inggris Gunakan Ancaman Tarif Tinggi dalam Negosiasi Dagang

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sedang mempertimbangkan untuk menggunakan ancaman tarif tinggi guna meningkatkan tekanan pada Uni Eropa, Amerika Serikat (AS) dan negara lain untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan Inggris.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 25 Januari 2020  |  21:31 WIB
Boris Johnson - Reuters/Neil Hall
Boris Johnson - Reuters/Neil Hall

Bisnis.com, JAKARTA - Perdana Menteri Inggris Boris Johnson sedang mempertimbangkan untuk menggunakan ancaman tarif tinggi guna meningkatkan tekanan pada Uni Eropa, Amerika Serikat (AS) dan negara lain untuk mencapai kesepakatan perdagangan dengan Inggris.

Dikutip dari laman Reuters yang diambil dari surat kabar The Times, Sabtu (25/1/2019), Johnson dan menteri kabinetnya dikabarkan akan menggunakan tarif sebagai "Leverage" dalam upaya untuk mempercepat pembicaraan perdagangan pada pertemuan minggu ini.

Adapun, langkah ini diperkirakan dapat mengakibatkan pajak dari 30 persen pada beberapa jenis keju Prancis dan 10 persen pada mobil Jerman.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perdagangan inggris
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top