Cegah Virus Corona, Shanghai Disney Ditutup Sementara

Hingga hari ini, Komisi Kesehatan Nasional China mengkonfirmasi 830 kasus pasien yang terinfeksi virus corona hingga kemarin, sementara jumlah korban tewas meningkat menjadi 25 orang.
Aprianto Cahyo Nugroho
Aprianto Cahyo Nugroho - Bisnis.com 24 Januari 2020  |  14:18 WIB
Cegah Virus Corona, Shanghai Disney Ditutup Sementara
Warga mengenakan masker di stasiun kereta di Beijing, China, Jumat (24/1/2020). - Yomiuri Shimbun via Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Shanghai Disney Resort akan ditutup untuk sementara mulai hari Sabtu (25/1/2019) untuk mencegah penyebaran virus corona yang merebak di Wuhan. China.

Padahal, di musim Tahun Baru Imlek biasanya Disney Shanghai dipenuhi oleh wisatawan yang pergi berlibur. Hari libur Imlek tahun ini dimulai pada hari Jumat (24/1) selama sepekan ke depan..

Dalam pernyataan di situs resminya, pengelola Shanghai Disney Resort menyatakan akan memastikan keselamatan pada tamu dan pekerja dalam upaya tanggap pencegahan dan pengendalian wabah penyakit ini, dan sementara menutup Shanghai Disneyland serta Disneytown.

"Kami akan terus memantau situasi dengan cermat dan mengumumkan tanggal pembukaan kembali setelah adanya konfirmasi," ungkap pengelola, seperti dikutip Reuters.

Banyak bisnis termasuk peritel, maskapai penerbangan, agen perjalanan, dan operator hotel dalam siaga tinggi karena wabah coronavirus baru membayangi musim liburan tahun ini.

Hingga hari ini, Komisi Kesehatan Nasional China mengkonfirmasi 830 kasus pasien yang terinfeksi virus corona hingga kemarin, sementara jumlah korban tewas meningkat menjadi 25 orang.

Badan itu mengatakan pihak berwenang juga memeriksa 1.072 kasus yang diduga terkena virus tersebut.

Virus, yang dimulai di kota Wuhan di provinsi Hubei, telah menyebar ke kota-kota besar lainnya termasuk Beijing, Shanghai, dan Hong Kong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
virus corona

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top