Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

CapitaLand Trusts akan Merger dalam Kesepakatan US$6,2 Miliar

Dua perusahaan real estat Singapura, CapitaLand Mall Trust dan CapitaLand Commercial Trust, berencana untuk melakukan merger dalam kesepakatan sebesar S$8,3 miliar atau senilai US$6,2 Miliar, dalam aksi korporasi terkini dari serangkaian konsolidasi investasi trust real estat (REIT).
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 22 Januari 2020  |  12:04 WIB
Foto udara yang memperlihatkan gedung komersial dan residensial di Singapura - Reuters/Loriene Perera
Foto udara yang memperlihatkan gedung komersial dan residensial di Singapura - Reuters/Loriene Perera

Bisnis.com, JAKARTA -- Dua perusahaan real estat Singapura, CapitaLand Mall Trust dan CapitaLand Commercial Trust, berencana untuk melakukan merger dalam kesepakatan sebesar S$8,3 miliar atau senilai US$6,2 Miliar, dalam aksi korporasi terkini dari serangkaian konsolidasi investasi trust real estat (REIT).

Menurut pencatatan bursa pada Rabu (22/1), dilansir melalui Bloomberg, CapitaLand Mall Trust akan membeli semua unit CapitaLand Commercial Trust seharga S$ 999,1juta secara tunai dan menerbitkan S$7,2 miliar saham baru, dengan saldo terdiri dari biaya dan pengeluaran lainnya.

Merger ini setidaknya merupakan konsolidasi kelima di antara REIT yang terdaftar di Singapura selama 12 bulan terakhir dan menjadi 1 dari 10 kesepakatan M&A terbaik sepanjang masa di negara tersebut.

Manfaat termasuk kemampuan untuk mengkonsolidasikan keahlian manajemen dan membangun peti perang yang lebih besar untuk akuisisi.

Berdasarkan pernyataan resmi, jika digabungkan, entitas baru nantinya diperkirakan untuk menjadi REIT terbesar di Singapura berdasarkan nilai pasar dan total nilai properti portofolio.

Di samping itu, konsolidasi ini akan membentuk sebuah entitas dengan kemampuan untuk melakukan akuisisi luar negeri di negara-negara maju hingga S$4,6 miliar, sementara sebagian besar bisnis tetap fokus pada Singapura.

CEO CapitaLand Mall Trust Tony Tan dan CEO CapitaLand Commercial Trust Kevin Chee mengatakan kombinasi dari perusahaan mereka idealnya akan mengarah pada penilaian ulang yang positif, modal yang lebih murah, dan likuiditas yang lebih besar.

Hal ini pada saatnya dapat memicu ekspansi skala besar dan peningkatan pada portofolio mereka.

"Kami ingin melakukan investasi yang lebih besar karena ini adalah pilihan yang masuk akal. Namun, dengan platfom sebesar S$22,9 miliar, ada beberapa batasan untuk apa yang dapat dilakukan selama mempertahankan leverage gearing kami," ujar Chee, dikutip melalui Bloomberg, Rabu (22/1).

Kedua eksekutif mengatakan merger akan membantu grup baru menjadi penawar yang lebih menarik untuk pembelian tanah dan proyek.

"Ini adalah tren di mana kita melihat REIT mendorong untuk ukuran dan diversifikasi yang lebih besar, baik dalam hal geografi dan tipe aset," kata Joel Ng, seorang analis di KGI Securities (Singapore) Pte.

Mengingat peluang yang terbatas di Singapura untuk akuisisi ritel dan kantor, entitas gabungan akan memungkinkan lebih banyak pengembangan terintegrasi ketika perusahaan berekspansi ke luar negeri.

CapitaLand Mall Trust memiliki portofolio 15 pusat perbelanjaan di pusat dan pinggiran kota dengan konektivitas yang baik ke transportasi umum.

Mereka juga merupakan pemilik pusat perbelanjaan terbesar di pulau itu dengan pangsa ruang lantai pusat perbelanjaan dengan luas bersih sekitar 14%, lebih dari dua kali lipat rekan terdekatnya.

Adapun, portofolio CapitaLand Commercial Trust terdiri dari 10 gedung perkantoran dan komersial, delapan di antaranya berada di area pusat Singapura, dan dua di Frankfurt.

CCT adalah pemilik terbesar dari apa yang disebut dengan aset grade A di kawasan pusat bisnis Singapura berdasarkan luas area bersih.

Bangunan-bangunannya meliputi One George Street, Raffles City, Collyer Quay, dan CapitaGreen.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

singapura Merger & Akuisisi
Editor : Rustam Agus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top