Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Setelah Keraton Sejagat di Purworejo, di Bandung Muncul Sunda Empire

Warga Bandung, Jawa Barat, diramaikan kehadiran komunitas Sunda Empire.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Januari 2020  |  20:41 WIB
Video tentang Sunda Empire. - Antara
Video tentang Sunda Empire. - Antara

Bisnis.com, BANDUNG – Warga Bandung, Jawa Barat, sejak Kamis (16/1/2020) malam diramaikan kehadiran komunitas Sunda Empire yang disebut mirip dengan Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Jawa Tengah.

Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan Kesbangpol Bandung, Sony. menyebut "organisasi" itu ilegal karena tidak terdaftar. Namun, kata dia, hal itu sudah ditangani oleh Kodam III/Siliwangi sejak 2018.

"Dia bukan masuk ormas, dia tidak terdaftar sebagai ormas, makanya kita lagi telusuri, hampir sama kaya yang di Jawa Tengah," kata Sony, di Bandung, Jumat.

Unggahan video tentang Sunda Empire sempat beredar di salah satu kanal YouTube yang diunggah oleh akun bernama Alliance Press International. Selain itu, sejumlah konten mengenai Sunda Empire itu menyebar ke masyarakat melalui media sosial.

Salah satu video yang tersebar, berisi tentang sejumlah orang yang mengenakan atribut seperti militer lengkap dengan topi baret. Salah satu dari mereka ada yang berorasi tentang masa pemerintahan negara-negara yang akan berakhir pada 2020.

Keberadaan Sunda Empire itu dinilai sama seperti Keraton Agung Sejagat karena mereka menggunakan seragam-seragam serupa seragam militer lengkap dengan atributnya, yang tidak jelas asal-usulnya.

Sementara itu, Kepala Kesbangpol Bandung Ferdi Ligaswara mengaku akan menelusuri keberadaan Sunda Empire. Sebagai negara hukum, kata dia, semua orang harus mematuhi aturan. "Kami akan telusuri dulu, intinya negara kita negara hukum. Jangan berbenturan dengan aturan.”

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sunda Empire keraton

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top