Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Delta Air Buang Bahan Bakar di Udara, Sejumlah Anak Sekolah Jadi Korban

Awak pesawat Delta Air Lines tidak memberi tahu pengawas lalu lintas udara saat  memutuskan membuang bahan bakar sebelum melakukan pendaratan darurat , demikian dinyatakan Federal Aviation Administrasi (FAA), Rabu (15/1/2020) waktu setempat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  09:28 WIB
Ilustrasi : Ucapan Selamat Datang di konter Delta Air Lines di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. - Reuters
Ilustrasi : Ucapan Selamat Datang di konter Delta Air Lines di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson, Atlanta, Georgia, Amerika Serikat. - Reuters

Bisnis.com, LOS ANGELES - Insiden penerbangan terjadi di Los Angeles, Amerika Serikat, saat pesawat yang terpaksa melakukan pendaratan darurat membuang bahan bakar di udara tanpa pemberitahuan pihak berwenang. 

Awak pesawat Delta Air Lines tidak memberi tahu pengawas lalu lintas udara saat  memutuskan membuang bahan bakar sebelum melakukan pendaratan darurat , demikian dinyatakan Federal Aviation Administrasi (FAA), Rabu (15/1/2020) waktu setempat.

Bahan bakar yang dibuang itu mengenai beberapa sekolah di suatu daerah di Los Angeles hingga menyebabkan cedera ringan pada anak-anak sekolah.

Pesawat Delta dengan nomor penerbangan 89, yang berbalik arah untuk pendaratan darurat di Bandara Internasional Los Angeles setelah tinggal landas menuju  Shanghai, membuang bahan bakar di taman bermain milik sedikitnya empat sekolah dasar di jalur penerbangannya.

Akibatatnya, sedikitnya 44 anak-anak dan orang dewasa yang berada di bawahnya mengalami cedera ringan, kata Departemen Pemadam Kebakaran Kabupaten Los Angeles di Twitter. 

Tak satu pun dari anak-anak atau orang dewasa yang memerlukan rawat inap, ujar pihak departemen damkar.

"Berdasarkan komunikasi kontrol lalu lintas udara kemarin menunjukkan kru Delta Flight 89 tidak memberi tahu pengawas lalu lintas udara bahwa mereka harus membuang bahan bakar," kata FAA.

"Dalam situasi darurat ini prosedur pembuangan bahan bakar tidak dilakukan pada ketinggian optimal yang memungkinkan bahan bakar untuk melakukan atomisasi dengan benar," lanjut pihak FAA.

Sebelum melakukan pendaratan darurat, pesawat sering membuang bahan bakar untuk mengurangi berat karena alasan keamanan. FAA mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kru udara biasanya akan memberi tahu pengendali lalu lintas udara saat keadaan darurat dan menunjukkan perlunya membuang bahan bakar. Petugas pengendali kemudian akan mengarahkan kru ke area pembuangan bahan bakar yang sesuai.

FAA mengatakan akan terus menyelidiki keadaan di balik insiden itu.

The Los Angeles Times memperoleh audio dari percakapan itu, mengutip pengontrol yang menanyakan kepada pilot Delta tentang bahan bakar.

"Oke, jadi Anda tidak perlu menahan untuk membuang bahan bakar atau semacamnya?" tanya petugas. Pilot itu menjawab, "Tidak."

Delta pada Rabu menolak berkomentar tentang pernyataan FAA tetapi mengatakan di situs daringnya bahwa 13 kru pembersih pesawat bekerja dengan para petugas sekolah "untuk membersihkan semua permukaan yang terkena buangan bahan bakar."

Semua sekolah dibuka kembali sesuai jadwal pada Rabu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

delta air lines penerbangan

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top