Kasus Jiwasraya: Kejagung Diminta Perluas Jumlah Tersangka

Komite Anti Korupsi Indonesia (IKAKI) mendesak Kejaksaan Agung menetapkan beberapa orang sebagai tersangka dalam perkara terkait PT Asuransi Jiwasraya.
MG Noviarizal Fernandez
MG Noviarizal Fernandez - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  16:00 WIB
Kasus Jiwasraya: Kejagung Diminta Perluas Jumlah Tersangka
Warga melintas di depan kantor Asuransi Jiwasraya di Jalan Juanda, Jakarta, Rabu (11/12/2019). - ANTARA /Galih Pradipta

Bisnis.com, JAKARTA - Komite Anti Korupsi Indonesia (IKAKI) mendesak Kejaksaan Agung menetapkan beberapa orang sebagai tersangka dalam perkara terkait PT Asuransi Jiwasraya.

"Sudah cukup bukti bagi Kejaksaan Agung, bukti-bukti untuk bisa menahan para terduga pelaku kejahatan pembobolan Jiwasraya dan tidak perlu lama-lama untuk menyidik HH,BC, HP, dan Hdr segera tahan dan selidiki aliran dana Jiwasraya yang di sembunyikan oleh mereka," kata Ketua Komite, Arifin Nurcahyono seusai menggelar aksi demonstrasi di Kantor Kejagung, Selasa (14/1/2019).

Menurutnya, sudah ada yurispendensi bagi Kejaksaan untuk menetapkan beberapa inisial tersebut sebagai tersangka dan ditahan. Adapun yurisprudensi itu adalah kasus investasi Dana Pensiun Pertamina pada pada sebuah perusahaan terbuka yang bertujuan untuk membobol dana pensiun BUMN tersebut. Dalam perkara itu, penyidik langsung menetapkan beberapa nama yang diduga terlibat, sebagai tersangka dan melakukan penahanan.

"Jika beberapa nama dalam perkara Jiwasraya hanya dicekal untuk berpergian ke luar negeri, mereka masih akan dengan leluasa untuk melakukan upaya yang bisa mengaburkan penyidikan," ungkap Arifin.

Pihaknya mengendus ada upaya yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu untuk mengalihkan kasus dugaan pembobolan Jiwasraya ke ranah perdata, misalnya dengan penolakan pembentukan pansus Jiwasraya oleh beberapa partai politik di DPR.

KPK Diminta Turut Awasi

"Karena itu KAKI mendesak Jaksa Agung yang sudah mendapatkan mandat dari Presiden Joko Widodo untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembobolan Jiwasraya yang hingga puluhan triliun rupiah, dan tidak ragu-ragu untuk menetapkan mereka sebagai tersangka dan menahan mereka," tegasnya.

Selain menggelar demonstrasi, perwakilan KAKI juga menyampaikan surat dukungan ke Kejagung agar segera menuntaskan kasus tersebut.

Sementara itu, dalam pertemuan antara pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan para Komisiomer KPK, Ketua MPR Bambang Soesatyo meminta komisi tersebut untuk mengawasi proses hukum yang perkara Jiwasraya yang tengah ditangani oleh Kejagung.

Selain itu, dia juga meminta KPK untuk melakukan pengawasan terhadap beberapa perkara di Asuransi Angkatan Bersenjara Republik Indonesia (Asabri) serta di beberapa perusahaan pengelola dana pensiun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jiwasraya

Editor : Sutarno
KOMENTAR


Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top