Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

DKPP Tetap Gelar Peradilan Etik Kasus Wahyu Setiawan

Proses peradilan etik terkait komisioner KPU RI Wahyu Setiawan tetap berjalan meskipun yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden RI.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 14 Januari 2020  |  15:49 WIB
Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan - Bisnis/Lalu Rahadian
Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan - Bisnis/Lalu Rahadian

Bisnis.com, JAKARTA - Proses peradilan etik terkait komisioner KPU RI Wahyu Setiawan tetap berjalan meskipun yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden RI.

Hal itu disampaikan Plt. Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Muhammad, Selasa (14/1/2020).

"Peradilan etik ini tetap berjalan karena kejadian ini terjadi saat yang bersangkutan menjadi komisioner aktif," kata Muhammad di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Muhammad mengatakan Wahyu Setiawan telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden dan secara administratif kalau Presiden belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian berarti yang bersangkutan masih menjadi komisioner KPU.

Menurut Muhammad, nanti Presiden akan menyikapi dan memberhentikan sebagai komisioner, memberhentikan secara administratif namun peradilan etik tetap berjalan.

"Sidangnya akan berjalan besok namun terkait SK, sepertinya Presiden masih berada di luar negeri," ujar Muhammad.

Muhammad menjelaskan, pelaporan dugaan pelanggaran etik diatur dalam UU siapa saja apakah dari masyarakat, peserta dan pemantau Pemilu, dan DKPP dalam posisi tidak bisa menolak laporan tersebut.

Menurut dia, meskipun di pasal lain kalau laporan itu sudah masuk, baru diverifikasi formil materil apakah memenuhi syarat untuk disidang atau tidak.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) melaporkan Komisioner KPU Wahyu Setiawan ke DKPP terkait kasus dugaan kasus dugaan suap Pergantian Antar-Waktu (PAW).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dkpp

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top