Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Presiden Singapura Berkunjung ke Indonesia Februari

Presiden Singapura Halimah Yacob dijadwalkan berkunjung ke Indonesia bulan depan.
Sri Mas Sari
Sri Mas Sari - Bisnis.com 02 Januari 2020  |  18:00 WIB
Presiden Singapura Halimah Yacob (berkerudung). - Reuters/Edgar Su
Presiden Singapura Halimah Yacob (berkerudung). - Reuters/Edgar Su

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Singapura Halimah Yacob dijadwalkan berkunjung ke Indonesia pada Februari 2020.

Rencana itu mengemuka seusai pertemuan bilateral antara Menlu RI Retno Marsudi dengan Menlu Singapura Vivian Balakrishnan di Singapura, sebagaimana tertulis dalam siaran pers Kementerian Luar Negeri, Kamis (2/1/2020).

"Kami membahas sejumlah rencana untuk lebih memperkuat kerja sama bilateral pada 2020, termasuk kunjungan Presiden Singapura Halimah Yacob ke Indonesia pada Februari 2020. Selain itu, kami membahas pentingnya untuk terus menegaskan kembali sentralitas Asean di kawasan," kata Retno.

Selain membahas isu bilateral, kedua Menlu membahas berbagai isu Asean. Keduanya sepakat Asean harus tetap memainkan peran sentral di kawasan.

Beberapa isu yang dibahas a.l. kerja sama Indo-Pacific; pemberdayaan perempuan dalam konteks women, peace and security; peran Asean dalam isu Rakhine State, dan dinamika situasi kawasan saat ini. 

 Dalam kesempatan yang sama, kedua Menlu membahas kerja sama investasi, terutama di bidang infrastruktur. 

Singapura merupakan salah satu mitra penting Indonesia di kawasan. Menjelang tutup tahun 2019, realisasi investasi asal Singapura masih menduduki peringkat pertama berturut-turut selama 5 tahun terakhir.

Untuk periode Januari-September 2019, realisasi investasi Singapura tercatat US$5,4 miliar atau 25% dari total penanaman modal asing ke Indonesia.

 Untuk perdagangan nonmigas periode Januari-September 2019, neraca perdagangan bilateral menunjukkan surplus bagi Indonesia sebesar US$305,27 juta dan kunjungan wisatawan asal Singapura terus meningkat, termasuk ke destinasi 10 Bali Baru.

Setelah melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Singapura, Retno meninjau pelayanan publik KBRI Singapura guna memastikan pelayanan publik dilakukan sebaik mungkin.

Perhatian a.l. diberikan kepada pelayanan terhadap pekerja migran Indonesia (PMI) di Singapura dan pelaut Indonesia yang bekerja di kapal berbendera Singapura yang jumlahnya cukup besar.

Salah satu inisiatif yang diluncurkan Menlu RI awal 2019 adalah Kartu Pelaut Indonesia Singapura (KPIS) yang bermanfaat untuk pendataan, perlindungan, dan pelayanan yang lebih cepat dan lebih. 

Sejak diluncurkan Maret 2019, lebih dari 4.000 KPIS Pelaut sudah diterbitkan, sedangkan Kartu Pekerja Indonesia Singapura yang ditebitkan sekitar 60.000 kartu. 

Pelayanan keimigrasian juga dipastikan berjalan baik, seperti pelayanan visa dan paspor, serta pelayanan kekonsuleran.

Retno juga sempat meninjau showcase produk ekspor Indonesia, baik yang berada di KBRI maupun secara virtual yang mencakup lebih dari 1.600 perusahaan. 

Showcase virtual produk ekspor Indonesia di KBRI Singapura dapat diakses melalui www.indonesiastore.sg.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hubungan bilateral singapura
Editor : M. Syahran W. Lubis
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top