Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kecelakaan Argo Parahyangan vs Sigra, 7 Korban Pulang dari Jenguk Orang Sakit

Tujuh korban tewas akibat tertabrak Kereta Api Argo Parahyangan merupakan rombongan yang baru pulang dari menjenguk anggota keluarga yang sakit.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 Desember 2019  |  22:51 WIB
Personel kepolisian Polres Metro Bekasi melakukan olah tempat kejadian perkara peristiwa kecelakaan tertabraknya mobil oleh Argo Parahyangan Bandung-Jakarta di perlintasan kereta api Jalan Raya Bosih, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/12/2019). - ANTARA FOTO/Suwandy
Personel kepolisian Polres Metro Bekasi melakukan olah tempat kejadian perkara peristiwa kecelakaan tertabraknya mobil oleh Argo Parahyangan Bandung-Jakarta di perlintasan kereta api Jalan Raya Bosih, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (22/12/2019). - ANTARA FOTO/Suwandy

Bisnis.com, JAKARTA - Tujuh korban tewas akibat tertabrak Kereta Api Argo Parahyangan merupakan rombongan yang baru pulang dari menjenguk anggota keluarga yang sakit.

"Abis dari rumah saya, nengokin saya, saya kan sakit," kata salah satu anggota keluarga korban, Firman di rumah duka di Jakarta Timur, Minggu (22/12/2019).

Firman sempat mencegah para korban agar tidak pulang karena khawatir dengan kondisi jalanan.

"Udah saya tahan, enggak boleh pulang karena di sana ramai kalau malam minggu. Cuman ya, memang ingin pulang, enggak bisa ditahan," kata dia.

Setelah kunjungan itu, sekitar pukul 22.00 WIB, Firman mendapat kabar kecelakaan di Cibitung melalui sosial media. Foto mobil yang terlihat tampak mirip seperti mobil keluarganya.

"Saya lihat KTP benar namanya, langsung saya suruh istri saya ke sana, ke RS Cibitung," ujar dia.

Tujuh korban kecelakaan tersebut akan dibawa ke rumah duka di kawasan Matraman Jakarta Timur.

Satu unit mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi B 1778 FZI nekat menerobos perlintasan kereta api di Jalan Raya Bosih RT 01/25, Kelurahan Wanasari, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (21/12) malam mengakibatkan tujuh orang tewas dihantam kereta Argo Parahyangan.

"Satu mobil berisi tujuh orang meninggal di tempat kejadian," kata Kasubbag Humas Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi, AKP Sunardi.

Ketujuh korban tewas, yakni pengemudi bernama Bahrudin (51), Watinah (50), Santi (30), Didit (12), Yanto, Syarufudin (49) dan Yanda (32). Dari hasil identifikasi sementara, mereka tercatat sebagai warga Jalan Arjuna III Nomor 34, RT 7/7, Kelurahan Utan Kayu Selatan, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur

"Saat ini jasad korban yang berjumlah tujuh orang tersebut berada di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Kabupaten Bekasi," katanya.
Kejadian itu bermula saat mobil yang dikendarai Bahrudin hendak melintasi perlintasan tersebut.

Warga sebenarnya telah mengingatkan agar tidak melintas karena ada kereta cepat Argo Parahyangan yang akan melintas. Namun korban tidak mengindahkan peringatan itu dan terus melintasi perlintasan.

Alarm sudah bunyi dan palang kereta sudah ditutup namun terbuka sedikit. Di situ pengemudi memaksa melintas.

"Mobil tersebut tertabrak oleh Kereta Api Argo Parahyangan dari arah timur atau Surabaya ke arah barat Jakarta," ungkapnya.

Kecelakaan ini dalam penyelidikan pihak Kepolisian, sementara jasad korban masih berada di RSUD Kabupaten Bekasi guna kepentingan penyelidikan.

"Mobil Daihatsu Sigra warna biru dengan nomor polisi B 1778 FZI saat ini dibawa ke Unit Laka Satlantas Polres Metro Bekasi guna kepentingan penyelidikan," kata Sunardi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bekasi kecelakaan kereta api

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top