Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Gus Muwafiq Ceramah di Solo Hari Ini, Polisi Perketat Pengamanan

Pondok Pesantren Al Muayyad, Solo, berencana mengundang penceramah Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dalam acara khataman Al-Qur'an pada Sabtu (7/12/2019).
JIBI
JIBI - Bisnis.com 07 Desember 2019  |  07:49 WIB
Pendakwah Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq - wikipedia
Pendakwah Ahmad Muwafiq atau Gus Muwafiq - wikipedia

Bisnis.com, JAKARTA - Pondok Pesantren Al Muayyad, Solo, berencana mengundang penceramah Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) dalam acara khataman Al-Qur'an pada Sabtu (7/12/2019).

Acara tetap akan berlangsung meski sempat muncul penolakan di media sosial.

Salah satu pengurus Pesantren Al Muayyad, Irfan Nuruddin menyebut penolakan hanya beredar di media sosial.

"Melalui surat terbuka yang mengatasnamakan Forum Umat Islam Solo Raya," katanya saat dihubungi, Jumat (6/12/2019).

Irfan mengatakan keputusan mengundang Muwafiq sudah disepakati pengurus pondok pesantren sejak tahun lalu.

"Jadi acara ini sudah disiapkan sejak tahun lalu," katanya. 

Sementara itu, polisi akan memperketat pengamanan selama acara di pondok pesantren tersebut. Alasannya, sempat terjadi gesekan antara pemuda Nahdlatul Ulama dengan massa yang usai berdemo menuntut Muwafiq dihukum lantaran ceramahnya pada Jumat (6/12/2019).

"Pengajian tersebut merupakan kegiatan masyarakat sehingga polisi akan memberikan pengamanan," kata Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota Surakarta Ajun Komisaris Besar Iwan Saktiawan, Jumat (6/12/2019).

Dia menyebut pengamanan akan ditingkatkan lantaran terdapat gesekan antara massa pemuda Nahdlatul Ulama Solo dengan sekelompok massa bermotor.

Kelompok bermotor tersebut merupakan massa yang pulang seusai aksi demo menuntut agar Muwafiq dihukum lantaran ceramahnya dituduh melecehkan agama.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesantren nahdlatul ulama

Sumber : Tempo.Co

Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top