Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

PKS : Belum Saatnya Menilai Kinerja Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin

Pemerintahan Presiden Jokowi-Wapres Ma'ruf Amin dinilai baru memulai kerja. Oleh karena itu, belum saatnya pemerintahan saat ini dinilai kinerjanya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Desember 2019  |  15:53 WIB
Suasana sidang perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). - Antara
Suasana sidang perdana Kabinet Indonesia Maju di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (24/10/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pemerintahan Presiden Jokowi-Wapres Ma'ruf Amin dinilai baru memulai kerja. Oleh karena itu, belum saatnya pemerintahan saat ini dinilai kinerjanya.

Partai Keadilan Sejahtera menilai tidak fair kalau langsung menilai kinerja Presiden Jokowi-KH Ma'ruf Amin bersama jajaran kabinetnya sementara pemerintahan periode ini baru saja memulai kerja.

"Saya kira tidak fair, Presiden Jokowi baru bekerja beberapa hari sudah dievaluasi, kalau saya belum nilai pekerjaan Pak Joko Widodo," kata Presiden PKS Sohibul Iman, di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Menurut Sohibul, Presiden Jokowi bersama Kabinet Indonesia Maju perlu diberi waktu memulai tugas-tugasnya, merancang kebijakan yang akan diterapkan pada periode ini.

"Saya kira masih belum cukup waktu ya untuk kita evaluasi," kata dia.

Meskipun belum tepat menilai kinerja, Sohibul tetap memberikan beberapa catatan bagi menteri dalam merespons beberapa persoalan yang ditemukan sejak awal mereka menjabat.

"Para menteri ini tolong fokus bekerja dengan baik ya, jangan banyak menimbulkan kegaduhan-kegaduhan," kata Sohibul.

Sebagai menteri, lanjut Sohibul, mereka harus bisa melihat persoalan itu secara komprehensif, jangan terlalu reaktif dan langsung melontarkan komentar.

"Jangan baru ada gejala tertentu langsung disimpulkan begini begitu, baru menemukan 1, 2 PAUD langsung disimpulkan terpapar, hal-hal seperti ini mohon kementerian bersabarlah, sampai menemukan fakta-fakta yang jelas,” ujar Sohibul.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Sumber : Antara

Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top