Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Status Habib Rizieq, Dubes Arab: Ada Negosiasi Otoritas Tingkat Tinggi

"Ada negosiasi antara otoritas tinggi antara kedua negara [terkait HRS], tapi hari ini kami tidak membahas ini, kami hanya membahas tentang Saudi Arabia dan Indonesia," ujar Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam Abid Althagafi.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 25 November 2019  |  17:17 WIB
 Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS)  menerima kunjungan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Assegaf di Mekkah, Senin (8/4/2019). - Istimewa
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) menerima kunjungan Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Assegaf di Mekkah, Senin (8/4/2019). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam Abid Althagafi mengunjungi Menko Polhukam Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam. Namun pihaknya tak membicarakan tentang pencekalan Habib Rizieq Shihab.

Esam A Abid mengatakan pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam tersebut tidak membicarakan tentang pencekalan yang dialami Rizieq Shihab yang masih berada di Arab Saudi.

"Ada negosiasi antara otoritas tinggi antara kedua negara [terkait HRS], tapi hari ini kami tidak membahas ini, kami hanya membahas tentang Saudi Arabia dan Indonesia," katanya di Kemenko Polhukam, Senin (25/11/2019).

Sementara dalam pertemuan itu, dia cukup senang dapat bertemu langsung dengan Mahfud MD. Dia mengaku berbicara tentang bamyak masalah untuk hubungan masa depan antara Saudi dan Indonesia.

"Kami baru saja membicarakan kerja sama antara Saudi Arabia dalam banyak hal berbeda seperti mengadakan konferensi sistemik di Jakarta," ujarnya.

Selain itu, pertemuan singkat tersebut juga membicarakan tentang seluruh masyarakat Arab yang terus didorong untuk berkunjung ke Indonesia baik Jakarta maupun kota lain di Tanah Air.

"Masalah yang kita bicarakan adalah tentang menegosiasikan pejabat tinggi antara kedua negara," terangnya.

Untuk diketahui Rizieq Shihab hingga kini mengaku tak dapat kembali ke Indonesia. Musababnya adalah muncul surat penangkalan terhadap dirinya. Namun Indonesia mengaku tak mengeluarkan surat tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

habib rizieq
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top