Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kemlu Dorong Kemitraan Internasional untuk Pembangunan Berkelanjutan di Pulau Natuna

Acara tersebut bertujuan menggandeng mitra-mitra asing yang berpotensi untuk berinvestasi di kepulauan Natuna.
Andhika Anggoro Wening
Andhika Anggoro Wening - Bisnis.com 25 November 2019  |  15:56 WIB
 Primadi H. Serad, Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation - Istimewa
Primadi H. Serad, Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Staf Ahli Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi,  Ina H. Krisnamurthi, membuka Talk Show dengan judul “Engaging Potential Partners on the Sustainable Development of Indonesia’s Outer Islands: The Case of Natuna Islands” di Kantin Diplomasi Kementerian Luar Negeri.

Acara yang diselenggarakan oleh Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) Angkatan 63 tersebut bertujuan menggandeng mitra-mitra asing yang berpotensi untuk berinvestasi di kepulauan Natuna. Hal ini merupakan bagian dari upaya Kemlu untuk mendukung pembangunan berkelanjutan pulau-pulau terluar Indonesia, termasuk Natuna, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya dan memelihara kelestarian ekosistemnya.

Talk Show akan diawali paparan dari Mr. Keiichi Ono, Deputy Chief of Mission Kedutaan Besar Jepang di Jakarta mengenai peluang kerja sama yang dapat dijalin dengan Jepang. Dr. Siswo Pramono, Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan – Kemlu akan menjelaskan pentingnya upaya pembangunan pulau-pulau terluar Indonesia dan peran strategis Kemlu dalam mendukung upaya tersebut.

Talk Show juga akan mendapatkan perspektif pembangunan sektor kelautan dan perikanan dari Raden Tomi Supratomo, Kepala Bagian Program pada Setditjen Pengelolaan Ruang Laut – Kementerian Kelautan dan Perikanan. Tidak kalah pentingnya, Primadi H. Serad, Direktur Program Bakti Pendidikan Djarum Foundation akan berbagi pengalaman dalam mendukung pendidikan vokasi di Indonesia dan aspek-aspek khusus yang dapat ditawarkan bagi pembangunan di pulau-pulau terluar.

"Di Natuna sebaiknya tidak hanya memperhatikan bidang-bidang fishery atau perikanan dan juga energy, hendaknya kita tidak membatasi kreatifitas anak-anak dalam bidang itu saja karena setiap anak memiliki kelebihan yang berbeda. Anak-anak harus punya banyak pengetahuan dan pengalaman, yang paling penting supaya mereka tidak terkungkung dengan bidang-bidang yang itu-itu saja," ujar Primadi H. Serad.

"Alhamdulillah, program tahun depan Kemdikbud akan banyak mengadaptasi sekolah-sekolah di Kudus untuk seluruh Indonesia," tambahnya.

Sesuai instruksi Presiden RI, Joko Widodo, Kepulauan Natuna telah ditetapkan untuk dikembangkan sebagai pusat perikanan, pariwisata, ekonomi kerakyatan, konservasi dan pertahanan militer. Sejalan dengan kebijakan ini, Kemlu sejak 2016 telah menginisiasi program kemitraan strategis pengembangan berkelanjutan di Kepulauan Natuna melalui Sustainable Island Development Initiative (SIDI). SIDI dilaksanakan dengan menggandeng seluruh pemangku kepentingan baik Pemerintah dan swasta di tingkat nasional maupun mitra kerja sama dari Pemerintah negara sahabat dan korporasi multinasional.

Talk Show menghadirkan perwakilan-perwakilan dari Kementerian/Lembaga terkait, Pemda, akademisi, kedutaan besar negara asing, dan sejumlah perusahaan asing yang bergerak di bidang konstruksi, teknologi informasi, agribisnis, pemurnian air.

Kolaborasi yang saling menguntungkan dengan mitra potensial dari dalam dan luar negeri untuk pengembangan kepulauan Natuna secara berkelanjutan dapat berupa kerja sama proyek dan investasi, berbagi informasi dan pengetahuan, sharing of best-practices and experiences, dan transfer teknologi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenlu
Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top