Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Hermann Historica Didesak Hentikan Lelang Barang Peninggalan Nazi

Sebuah rumah lelang di Jerman, Hermann Historica, diminta menghentikan pelelangan barang-barang peninggalan Nazi. Topi Hitler dilelang seharga 50.000 euro atau sekitar US$55.325. 
Yudi Supriyanto
Yudi Supriyanto - Bisnis.com 22 November 2019  |  01:40 WIB
Loading the player ...
Pengumuman lelang Hermann Historica untuk November 2019
Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah rumah lelang di Jerman diminta menghentikan pelelangan barang-barang peninggalan Nazi. Topi Hitler dilelang seharga 50.000 euro atau sekitar US$55.325. 
Menurut laporn  Reuters, Bernhard Pacher, Direktur Pelaksana Hermann Historica, mengatakan rumah lelang telah dibanjiri dengan e-mail dari individu-individu yang mengutuk penjualan online yang dimulai pada Rabu.
"Kami memiliki satu email ramah yang mengatakan mereka melihatnya seperti sebagaimana kami melihat, artinya ini adalah benda bersejarah," kata Pacher, Kamis (21/11/2019).
Akan tetapi, dia melanjutkan 99% dari email yang diterima adalah sebuah penghinaan yang sangat buruk. Pelelangan yang dilakukan, lanjutnya tidak hanya barang-barang Nazi. Adapun barang-barang Nazi yang dilelang seperti topi Hitler.
Pacher mengatakan sebagian besar pembeli barang-barang lelang dari rumah lelang biasanya museum, terutama di Asia dan Amerika Serikat di mana lembaga budaya memiliki kantong dalam.
Masih dilansir dari Reuters, Rabbi Menachem Margolin, ketua Asosiasi Yahudi Eropa, mendesak Pacher untuk menarik pelelangan dalam sepucuk surat bulan ini. Menurutnya, artefak itu akan dibeli oleh individu yang ingin memuliakan paham Nazi. 
Dia menuturkan yang dilakukan oleh rumah lelang tidak ilegal. Akan tetapi, yang dilakukan oleh rumah lelang adalah salah. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lelang adolf hitler
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top