Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Trump: Ada Kesepakatan Dagang Dengan China Hanya Jika Menguntungkan AS

Trump mengatakan kepada wartawan sebelum berangkat untuk berkunjung ke Tuscaloosa, Alabama, kemarin, bahwa perundingan telah bergerak lebih lambat daripada yang diinginkannya, tetapi China menginginkan kesepakatan lebih daripada yang diharapkan.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 10 November 2019  |  16:11 WIB
Presiden AS Donald Trump saat tiba untuk menyaksikan tarung bebas di Madison Square Garden, New York, 2 November 2019. - REUTERS/Joshua Roberts
Presiden AS Donald Trump saat tiba untuk menyaksikan tarung bebas di Madison Square Garden, New York, 2 November 2019. - REUTERS/Joshua Roberts

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa perundingan dagang dengan China berjalan “sangat baik.” Namun, Amerika Serikat hanya akan membuat kesepakatan dengan Beijing jika itu adalah kesepakatan yang menguntungkan AS.

Trump mengatakan kepada wartawan sebelum berangkat untuk berkunjung ke Tuscaloosa, Alabama, kemarin, bahwa perundingan telah bergerak lebih lambat daripada yang diinginkannya, tetapi China menginginkan kesepakatan lebih daripada yang diharapkan.

“Perundingan dagang dengan China berjalan baik dan jika kesepakatan yang yang dibuat sesuai yang kita inginkan maka itu akan menjadi kesepakatan yang hebat dan jika itu bukan kesepakatan yang bagus maka saya kira tidak akan berhasil,” katanya seperti dikutip Reuters, Minggu (10/11).

Trump bilang ingin membuat kesepakatan, namun harus menjadi kesepakatan yang tepat. “China sangat ingin membuat kesepakatan,” kata Trump.

Dia mengatakan China mengalami tahun terburuk yang pernah mereka alami dalam 57 tahun akibat rantai pasokan mereka rusak seperti untuk komoditas telur. Mereka ingin membuat kesepakatan, mungkin mereka harus membuat kesepakatan, akan tetapi saya tidak tahu, saya tidak peduli dan kesepakatan itu terserah mereka, katanya.

Trump mengatakan telah ada laporan yang salah tentang kesediaan AS untuk menaikkan tarif, yang katanya telah mendatangkan puluhan miliar dolar untuk Amerika Serikat dan “secara harfiah sebenarnya senilai ratusan miliar dolar.”

“Ada banyak pelaporan yang salah, tetapi Anda akan melihat apa yang akan saya lakukan,” katanya.

Para pejabat dari kedua negara mengatakan pada Kamis bahwa China dan Amerika Serikat telah sepakat untuk menurunkan tarif yang sudah berlaku satu sama lain dalam kesepakatan perdagangan ‘fase satu’ untuk mengakhiri perang dagang yang telah merusak ekonomi global. Akan tetapi gagasan itu telah ditanggapi dengan kaku oleh pihak oposisi pemerintah.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Donald Trump perang dagang AS vs China
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top