Usai di Pondok Kelapa, DKI Lanjutkan Program Rumah Samawa di Cilangkap dan Pulo Gebang

Pemerintah DKI Jakarta melanjutkan pembangunan rumah Program Samawa (Rumah DP 0 Rupiah) di wilayah lain untuk memenuhi kebutuhan kesenjangan kepemilikan rumah (back log).
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 09 November 2019  |  15:18 WIB
Usai di Pondok Kelapa, DKI Lanjutkan Program Rumah Samawa di Cilangkap dan Pulo Gebang
Maket Pembangunan Rumah Program Samawa di Kelapa Village, Pondok Kelapa, Jakarta Timur

Bisnis.com, JAKARTA -- Pemerintah DKI Jakarta melanjutkan pembangunan rumah Program Samawa (Rumah DP 0 Rupiah) di wilayah lain untuk memenuhi kebutuhan kesenjangan kepemilikan rumah (back log).

Dua di antaranya berada di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung; dan Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur.

Hunian vertikal tersebut akan dibangun Pemprov DKI Jakarta melalui BUMD PD Pembangunan Sarana Jaya. Rencananya, pembangunan Cilangkap mulai dikerjakan akhir 2019, dan di Pulo Gebang mulai digarap 2020.

"Target kita akhir tahun. sebelum akhir tahun, akan bangun Cilangkap, setelah itu Pulo Gebang," ucap Direktur Utama PD Sarana Jaya Yoory C Pinontoan beberapa waktu silam.

Direncanakan 900 unit rumah di Cilangkap, Jakarta Timur, akan masuk ke dalam program tersebut.

Ratusan unit rumah di Cilangkap itu akan dibangun di atas lahan seluas 2,8 hektare pada akhir tahun ini.

Selain itu, ada 4 hektare lahan di Pulogebang, Jakarta Timur yang disiapkan untuk dibangun pada awal 2020.

Kedua proyek itu akan menggunakan penyertaan modal daerah dengan nilai Rp 800 miliar dari Pemerintah DKI Jakarta. Jumlah tersebut naik 60% dibandingkan dengan 2018 yang mencapai Rp 500 miliar.

Kepala UPT Program Rumah Samawa dari Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dzikran Kurniawan mengatakan bahwa sejauh ini warga sangat antusias dengan program rumah harga terjangkau dan layak huni yang digulirkan Pemerintah DKI Jakarta.

Hanya saja, pihaknya menerapkan sejumlah kriteria dan proses seleksi agar program tersebut tepat sasaran.

“Dibilang sold out iya, cuma siapa yang memperoleh kan belum jelas, masih diseleksi. Kami masih cari orang terbaik untuk mendapatkan unit di sana," katanya.

Gubernur Anies Baswedan mengatakan bahwa Program Rumah Samawa tidak hanya untuk menyediakan hunian secara fisik, tetapi juga menghadirkan rumah yang terjangkau melalui skema pembiayaan yang baik.

Jadi program ini bukan sekadar menyediakan rumah hari ini, bukan sekadar memberikan akses pembiayaan hari ini.

Program ini dalam jangka panjang akan membereskan ketimpangan yang ada di DKI Jakarta, katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pemprov DKI

Editor : Media Digital
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top