Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pilot Salah Pencet Alarm Pembajakan, Bandara Schiphol Siaga I

Seorang pilot tidak sengaja membunyikan alarm pembajakan pesawat di Bandara Schiphol Amsterdam kemarin sehingga memicu operasi keamanan besar-besaran atau Siaga I oleh polisi Belanda.
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 07 November 2019  |  09:54 WIB
Loading the player ...

Bisnis.com, JAKARTA - Seorang pilot tidak sengaja membunyikan alarm pembajakan pesawat di Bandara Schiphol Amsterdam kemarin sehingga memicu operasi keamanan besar-besaran atau Siaga I oleh polisi Belanda.

Maskapai Spanyol Air Europa mengaku sangat menyesal atas insiden yang terjadi di dalam pesawat saat terbang dari ibukota Belanda ke Madrid. Akibat alaram itu kendaraan darurat berkerumun di sekitar pesawat.

"Alarm salah pencet terjadi dalam penerbangan Amsterdam-Madrid siang ini sehingga memicu protokol pembajakan di bandara bekerja," menurut maskapai itu seperti dikutip ChannelNewsAsia.com, Kamis (7/11/2019).

"Tidak ada yang terjadi, semua penumpang aman dan siap untuk terbang. Kami sangat meminta maaf."

Polisi Militer Kerajaan Belanda sebelumnya mengatakan mereka sedang menyelidiki situasi yang mencurigakan, tetapi mengumumkan satu jam kemudian bahwa para penumpang dan awak pesawat dengan aman turun dari pesawat.

Pesawat itu membawa 27 penumpang, menurut media Belanda.

Foto-foto dari tempat kejadian menunjukkan kendaraan polisi dan ambulans berkerumun di sekitar pesawat setelah mendengar alarm palsu tersebut.

Schiphol adalah salah satu bandara tersibuk di Eropa yang melayani lebih dari 70 juta penumpang per tahun, menurut situs web-nya.

Simak suasana Bandar Schiphol saat kekacauan itu dari video akun Youtube SocialViralTogo di atas.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

belanda pembajakan
Editor : Sutarno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top