Atap Sekolah Ambruk, Sejumlah Kepala Sekolah SD hingga SMP Berikan Santunan

Sejumlah Kepala Sekolah tinggkat  SD hingga SMP se-Kota Pasuruan, Jawa Timur memberikan santunan juga pendampingan psikologi kepada siswa korban ambruknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong, Pasuruan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 06 November 2019  |  16:47 WIB
Atap Sekolah Ambruk, Sejumlah Kepala Sekolah SD hingga SMP Berikan Santunan
Anggota tim labfor Polda Jatim melakukan olah TKP kelas yang ambruk di Sekolah Dasar (SD) Negeri Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Pasuruan, Jawa Timur, Selasa (5/11/2019). Olah TKP tersebut untuk mengetahui penyebab runtuhnya atap gedung yang menewaskan dua orang dan 11 orang lainnya terluka. - ANTARA/Umarul Faruq

Bisnis.com, PASURUAN - Musibah sekolah yang ambruk mengundang simpati kalangan kepala sekolah di Pasuruan, Jawa Timur.

Sejumlah Kepala Sekolah tinggkat  SD hingga SMP se-Kota Pasuruan, Jawa Timur memberikan santunan juga pendampingan psikologi kepada siswa korban ambruknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentong, Pasuruan. Dua orang, yakni seorang siswa dan seorang guru menjadi korban tewas dalam musibah tersebut.

Kepala Bidang Tenaga Pendidik Dinas Pendidikan Kota Pasuruan, Jawa Timur, Amin Jafar, saat dikonfirmasi di Pasuruan, Rabu (6/11/2019) mengatakan aksi yang dilakukan itu merupakan spontanitas sesama kepala sekolah.

"Bagaimanapun atas musibah ini kami juga ikut merasakan kesedihan. Untuk itu, kami ingin memberikan dukungan kepada siswa atas peristiwa itu," ujarnya di Pasuruan.

Ia mengatakan, masing-masing kepala sekolah baik SD maupun SMP yang ada di Kota Pasuruan, hari ini berjalan mengunjungi sekolah dan para korban.

"Ini bentuk solidaritas kami, kami juga merasakan sakit atas penderitaannya, dan kami juga ingin memberikan dukungan kepada anak- anak kami," katanya.

Selain bentuk solidaritas, kata dia, pihaknya juga ingin memastikan apakah ada trauma terhadap para siswa siswi yang turut menjadi korban. Sehingga, bisa dilakukan pertolongan secara cepat dan tepat.

"Sekaligus mengecek apakah ada trauma di situ, sehingga kami bisa membantu memberikan pertolongan. Para kepala sekolah ini menyumbangkan tenaga dan sebagian uang untuk membantu para korban," ucapnya.

Harapannya, lanjut dia, para siswa yang turut menjadi korban bisa kembali bersekolah tanpa kendala apa pun.

"Kami akan mencoba bicara dari hati ke hati supaya mereka bisa bangkit dan kembali ke sekolah," katanya.

Dua orang meninggal dunia, terdiri atas satu siswa dan satu guru, serta belasan siswa lainnya mengalami luka-luka akibat ambruknya atap di SDN Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, Selasa (5/11) pukul 08.30 WIB.

Gedung sekolah yang ambruk berada di bagian depan terdiri dari empat kelas, yakni kelas 2 A dan B, serta kelas 5 A dan B.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pasuruan, sekolah

Sumber : Antara

Editor : Saeno
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top