Dulu Ejek Menteri Pencetak Utang, Prabowo Bakal Kerja Bareng Sri Mulyani

Pada masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 pada awal 2019, Prabowo Subianto yang dulu merupakan calon presiden pernah mengkritik Menteri Keuangan Sri Mulyani perihal utang negara.
Yodie Hardiyan
Yodie Hardiyan - Bisnis.com 23 Oktober 2019  |  14:50 WIB
Dulu Ejek Menteri Pencetak Utang, Prabowo Bakal Kerja Bareng Sri Mulyani
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (tengah) berpegangan tangan dengan Mensesneg Pratikno (kanan) dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi sebelum foto bersama yang merupakan rangkaian pelantikan Kabinet Indonesia Maju di Halaman Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (23/10/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Pada masa kampanye Pemilihan Presiden 2019 pada awal 2019, Prabowo Subianto yang dulu merupakan calon presiden pernah mengkritik Menteri Keuangan Sri Mulyani perihal utang negara.

Prabowo yang berambisi menjadi presiden, kala itu mengejek nama Menteri Keuangan seharusnya diganti sebagai Menteri Pencetak Utang. Ejekan itu disampaikan karena pemerintah Indonesia memiliki utang yang nilainya dianggap cukup besar.

Waktu berlalu, tapi internet masih merekam pernyataan Prabowo tersebut dan tanggapan Sri atas pernyataan itu. Setelah disebut Menteri Pencetak Utang, Sri membalas dengan sebuah puisi.

Tanpa disangka-sangka, Prabowo dan Sri Mulyani kemudian harus bekerja sama dalam satu kabinet yang sama yaitu Kabinet Indonesia Maju di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Seperti diketahui, Prabowo menjadi Menteri Pertahanan dan Sri menjadi Menteri Keuangan. Tentu saja, menteri-menteri perlu berkoordinasi dengan Sri supaya kementerian yang dipimpin dapat memperoleh anggaran yang diatur dalam APBN. Bukan tidak mungkin Prabowo harus berkoordinasi dengan Sri.

Ditanya soal hal tersebut, Sri menjawab santai.

Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Luar  Negeri Retno Marsudi dalam acara pelantikan menteri Kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019), Jakarta. JIBI/Bisnis/Abdullah Azzam

"Ya, nggak apa-apa, kan kita kerja. Kita bekerja di bawah pimpinan Bapak Presiden," kata Sri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2019) seusai dilantik oleh Presiden sebagai Menteri Keuangan.

Kementerian yang akan dipimpin oleh Prabowo, Kementerian Pertahanan, adalah salah satu kementerian yang akan mendapatkan anggaran terbesar di Rancangan APBN 2020. Anggaran Kementerian Pertahanan diproyeksikan mencapai sebesar Rp127,4 triliun.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
sri mulyani, prabowo subianto, Kabinet Jokowi-Ma'ruf

Editor : Nancy Junita
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top