Said Aqil : Gus Dur Beruntung Tak Kenal Medsos, Bisa Di-Bully Terus

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj mengatakan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) beruntung tidak hidup di era media sosial dan tidak mengenal platform tersebut.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 17 Oktober 2019  |  15:22 WIB
Said Aqil : Gus Dur Beruntung Tak Kenal Medsos, Bisa Di-Bully Terus
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Said Aqil Siradj ditemui di halaman Istana Negara, Jakarta, usai menemui Presiden Joko Widodo, Kamis (9/5/2019). - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siraj mengatakan mantan Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) beruntung tidak hidup di era media sosial dan tidak mengenal platform tersebut.

"Untung Gus Dur tidak jumpa medsos. Dia bisa di-bully [dirundung] terus jika ada di era saat ini," kata Said di Pondok Pesantren Tambak Beras, Jombang, Kamis (17/10/2019).

Menurut dia, di era medsos arus informasi begitu deras mempengaruhi cara berpikir masyarakat, termasuk kecenderungan perilaku mencaci melalui dunia digital.

Komentar soal Abdurrahman Wahid itu disampaikan Said usai mengunjungi sejumlah pesantren dan berziarah ke makam para tokoh NU di Jombang, termasuk di pusara Gus Dur.

Terkait perundungan di medsos, Said mengatakan dirinya sudah terbiasa menjadi sasaran cacian warganet.

"Kadang saya pantau, dalam seminggu kok tidak ada yang caci saya. Karena sudah kebal, bully tidak nambah dan mengurangi keadaan saya, tidak mempengaruhi saya seperti saat ini," katanya.

Dengan segala kritikan warganet, kata dia, NU tetap konsisten untuk selalu membawa pada kejayaan Islam. "Susunan pengurus boleh ganti tapi bagi Islam berasas 'ahlussunah wal jamaah', latar belakang historikal, sama prinsipnya, sama tujuan," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
gus dur, media sosial, pbnu

Sumber : Antara

Editor : Akhirul Anwar
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top