Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Erdogan: Turki Tidak Akan Lakukan Gencatan Senjata

Erdogan juga mengatakan tidak khawatir dengan sanksi AS atas serangan lintas-batas oleh Ankara, menurut stasiun televisi NTV seperti dikutip Reuters, Rabu (16/10).
John Andhi Oktaveri
John Andhi Oktaveri - Bisnis.com 16 Oktober 2019  |  06:42 WIB
Presiden Turki, Tayyip Erdogan - Reuters
Presiden Turki, Tayyip Erdogan - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan kepada Presiden AS Donald Trump bahwa Turki tidak akan pernah melakukan gencatan senjata di timur laut Suriah.

Erdogan juga mengatakan tidak khawatir dengan sanksi AS atas serangan lintas-batas oleh Ankara, menurut stasiun televisi NTV seperti dikutip Reuters, Rabu (16/10).

Berbicara kepada wartawan dalam penerbangan kembali dari Baku, Erdogan mengatakan pembicaraan dengan Washington dan Moskow mengenai kota-kota Suriah, Kobani dan Manbij masih berlanjut. Dia menambahkan bahwa “tidak terlarang” bagi bagi tentara Suriah untuk memasuki Manbij selama para militan di daerah itu dibersihkan, Kata NTV.

Dia juga mengatakan kepada Trump bahwa Turki tidak  akan bernegosiasi dengan organisasi teroris sebagai tanggapan atas tawaran mediasi dari Trump.

Pemerintah Turki mengatakan kemarin bahwa Erdogan telah memberitahu Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa serangan Turki ke timur laut Suriah akan berkontribusi pada upaya kontra-terorisme. Selain itu serangan tersebut juga bertujuan untuk menjaga integritas wilayah Suriah dan proses solusi politik.

Sebelumnya Trump mengatakan akan menghancurkan ekonomi Truksi kalau terus melanjutkan serangan terhadap milisi pimpinan etnis Kurdi di wilayah perbatasan dengan Suriah. Sementara di dalam negeri Trump mendapat kecaman karena menarik pasukannya dari wilayah itu.

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

turki Recep Tayyip Erdogan
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top