Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Formappi : 19 Legislator Koruptor Rugikan Negara Rp2,39 Triliun

Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia atau Formappi mengajak anggota DPR periode 2019-2024 untuk tidak mengulangi praktik korupsi pendahulu mereka.
Samdysara Saragih
Samdysara Saragih - Bisnis.com 11 Oktober 2019  |  06:05 WIB
Direktur Eksekutif Formappi Made Leo Wiratma (kedua kiri) dan Peneliti Formappi Lucius Karus (kedua kanan) memaparkan catatan kinerja DPR di Jakarta, Kamis (10/10/2019). - Bisnis/Samdysara Saragih
Direktur Eksekutif Formappi Made Leo Wiratma (kedua kiri) dan Peneliti Formappi Lucius Karus (kedua kanan) memaparkan catatan kinerja DPR di Jakarta, Kamis (10/10/2019). - Bisnis/Samdysara Saragih

Bisnis.com, JAKARTA — Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia atau Formappi mengajak anggota DPR periode 2019-2024 untuk tidak mengulangi praktik korupsi pendahulu mereka.

Direktur Eksekutif Formappi Made Leo Wiratma membeberkan fakta bahwa sebanyak 23 anggota DPR periode 2014-2019 terlibat dalam perkara tindak pidana korupsi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 19 orang sudah divonis pengadilan.

"Total kerugian negara akibat perbuatan mereka Rp2,39 triliun," katanya dalam acara temu media di Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Sementara itu, empat anggota DPR sisanya masih berperkara di pengadilan. Menurut Leo, potensi kerugian negara akibat perbuatan mereka mencapai Rp15,65 miliar.

Peneliti Formappi Lucius Karus memerinci bahwa anggota DPR 2014-2019 koruptor terbanyak berasal dari Partai Golkar yakni sebanyak tujuh orang. Selanjutnya, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Demokrat, dan Partai Amanat Nasional 'menyumbangkan' masing-masing tiga orang.

Adapun, Partai Persatuan Pembangunan dan Partai Hanura sama-sama menghasilkan dua legislator tersangkut korupsi. Selebihnya, masing-masing satu kader Partai Keadilan Sejahtera, Partai Nasdem, dan Partai Kebangkitan Bangsa terjerat rasuah.

"Sedangkan dari Partai Gerindra tidak ada," kata Lucius.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dpr
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top