Bupati Lampung Utara Kena OTT, Nasdem Klaim Telah Menyeleksi Secara Berlapis

Sekretaris Jenderal Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G. Plate mengatakan bahwa prihatin dengan kejadian tersebut. Dia sendiri telah mendapat kabar yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari partai.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 07 Oktober 2019  |  18:27 WIB
Bupati Lampung Utara Kena OTT, Nasdem Klaim Telah Menyeleksi Secara Berlapis
Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara (tengah) dikawal petugas saat akan menjalani pemeriksaan, di Gedung KPK, Jakarta, Senin (7/10/2019). - ANTARA/Reno Esnir.

Bisnis.com, JAKARTA — Bupati Lampung Utara, Agung Ilmu Mangkunegara terkena operasi tangkap tangan oleh Tim Satuan Tugas Komisi Pemberantasan Korupsi Minggu (6/10) malam. Agung merupakan Ketua DPP Partai Nasional Demokrat Lampung Utara.

Sekretaris Jenderal Nasional Demokrat (Nasdem) Johnny G. Plate mengatakan bahwa prihatin dengan kejadian tersebut. Dia sendiri telah mendapat kabar yang bersangkutan telah mengundurkan diri dari partai.

Terkait dengan kasus ini, Johnny mengaku Nasdem telah melakukan seleksi ketat atas kader yang ingin menjadi kepala daerah.

“Usaha pencegahan korupsi itu sudah kami lakukan berlapis-lapis mulai dari secara konsisten menerapkan politik tanpa mahar. Itu dengan tujuan agar beban financial bagi calon calon pejabat eksekutif maupun pejabat di legislatif itu semakin ringan,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/10/2019).

Johnny menjelaskan bahwa mereka juga telah disaring ketat seperti membuat pernyataan di atas materai. Para calon tidak boleh melakukan tiga tindak pidana, seperti korupsi, narkoba, dan pelecehan seksual terhadap anak.

“Tiga ini sudah kita lakukan berlapis lapis. Yang menjadi persoalan, setelah kita lakukan ini secara konsisten secara serius masih terjadi OTT [operasi tangkap tangan]. Ada apa? Mengapa itu terjadi,” jelasnya.

Johnny menyimpulkan bahwa pencegahan korupsi bukan hanya menjadi tugas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), tapi juga oleh partai itu sendiri. Nasdem diakuinya siap bekerja sama.

Sementara itu, Nasdem belum memutuskan bakal memberi bantuan hukum kepada Agung. Akan tetapi hukum harus ditegakkan.

“Kami berkomunikasi saja belum dengan yang bersangkutan. Jadi kami belum tahu sama sekali,” ucapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif mengatakan bahwa tim menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya dugaan transaksi suap yang melibatkan kepala daerah.

Dalam OTT, tim KPK sejauh ini telah mengamankan total empat orang sejak sore hingga malam yang terdiri dari bupati, 2 Kepala Dinas dan 1 orang perantara.

“[Transaksi] diduga terkait proyek di Dinas PU atau Koperindag di Kabupaten Lampung Utara,” katanya, Minggu malam.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
KPK, lampung

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top