Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

2 WNI Tewas saat Jembatan Runtuh di Taiwan

Dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) yang hilang dalam insiden jembatan ambruk di Taiwan, ditemukan tewas.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 02 Oktober 2019  |  11:36 WIB
Puing-puing dari Jembatan Nanfang'ao yang runtuh setelah topan melanda Su'ao di daerah Yilan, Taiwan, 1 Oktober 2019, dalam gambar diam dari video yang diperoleh melalui media sosial. - Reuters
Puing-puing dari Jembatan Nanfang'ao yang runtuh setelah topan melanda Su'ao di daerah Yilan, Taiwan, 1 Oktober 2019, dalam gambar diam dari video yang diperoleh melalui media sosial. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Dua dari tiga warga negara Indonesia (WNI) yang hilang dalam insiden jembatan ambruk di Taiwan, ditemukan tewas.

"Tim pencarian otoritas Taiwan telah menemukan dua dari tiga WNI yang hilang. Keduanya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia," ujar Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri RI Judha Nugraha melalui pesan instan WhatsApp, Rabu (2/10/2019).

Dia mengatakan bahwa kedua jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit Veteran di Yilan. Sementara itu, otoritas Taiwan masih terus mencari seorang WNI yang masih hilang.

Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei telah mengirim tim untuk menangani para korban WNI.

"KDEI Taipei berkoordinasi dengan Kemlu RI akan mengurus repatriasi jenazah dan hak-hak ketenagakerjaan para korban WNI," katanya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi terdapat tujuh WNI menjadi korban dalam insiden tersebut. Sebanyak empat WNI mengalami luka-luka dan tiga WNI hilang, diduga terjebak di antara reruntuhan.

Keseluruhan korban WNI, baik luka maupun meninggal, adalah pekerja migran Indonesia yang resmi bekerja sebagai anak buah kapal (ABK) di kapal ikan milik Taiwan.

Adapun diberitakan sebelumnya, sebuah jembatan di kota Nanfang'ao, Yilan, Taiwan (sekitar 62 kilometer utara Taipei) runtuh sekitar pukul 09.30 waktu setempat pada Selasa (1/10).

Rekaman CCTV memperlihatkan jembatan sepanjang 140 meter itu tiba-tiba runtuh ketika sebuah truk pengangkut minyak melintas dan menimpa tiga kapal ikan di bawahnya. Truk tanker langsung terbakar setelah menyentuh air hingga menyebabkan asap hitam tebal mengepul ke udara.

Otoritas setempat telah mendirikan pusat darurat dan pihak militer menyatakan marinir dan angkatan laut membantu upaya penyelamatan.

Belum jelas apa yang menyebabkan jembatan yang dibangun pada 1998 itu runtuh.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wni taiwan
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top