Pesona Pernikahan Budaya Aceh Hadir di GPI

Untuk memeriahkan malam pembukaan Gebyar Pernikahan Indonesia edisi Ke-12 pada 4 Oktober 2016 dihadirkanlah rangkaian pesona budaya prosesi pernikahan Aceh.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 28 September 2019  |  02:23 WIB
Pesona Pernikahan Budaya Aceh Hadir di GPI
Poster Gebyar Pernikahan Indonesia 2019

Bisnis.com, JAKARTA --Pesona budaya sebuah suku biasanya dapat terlihat dari prosesi pernikahan. 

Aceh merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya akan adat dan budaya. Aceh memiliki 12 suku, salah satunya Suku Aneuk Jamee.

Untuk memeriahkan malam pembukaan Gebyar Pernikahan Indonesia edisi Ke-12 pada 4 Oktober 2016, dihadirkanlah rangkaian pesona budaya prosesi pernikahan Aceh.

Arief Rachman, Direktur Parakrama Organizer mengatakan, di setiap penyelenggaraan GPI hingga yang ke-12 saat ini selalu ditampilkan budaya yang berbeda. Setelah budaya Jawa dan Betawi, kini giliran Aceh memeriahkan acara pembukaan GPI.

"Hal ini sejalan dengan komitmen kami untuk turut aktif melestarikan kekayaan budaya bangsa sekaligus mempromosikan dan mengajak generasi muda agar mencintai budaya daerah serta bangga memilih adat tradisional sebagai tema pesta pernikahan," ujarnya, Jumat (27/9/2019).

Untuk menambah semarak acara pembukaan, Cut Marlyn Decoration menghadirkan pelaminan khas suku Aneuk Jamee yang tinggal pesisir Aceh Selatan dengan segala kemewahannya.

Pelaminan  ini biasanya terletak di depan kamar pengantin yang dihiasi beberapa sulaman benang emas dan hiasan yang tergantung.

Selain dekorasi nan megah dan mewah, ditampilkan musik dari Dewwi Music yang  mempersembahkan musik modern dengan sentuhan gaya Aceh.

Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA), Almuniza Kamal mengatakan kegiatan ini sangat membantu dalam memperkenalkan kebudayaan Aceh kepada masyarakat luas.

Kerja sama ini diharapkan dapat membangkitkan rasa cinta generasi muda akan budaya asli Aceh dan memberikan inspirasi kepada calon pengantin untuk pesta pernikahannya.

"Semoga ke depan ada kegiatan lainya yang dapat kita kerja samakan dalam bentuk pelestarian nilai-nilai budaya bangsa ini, terutama Aceh," jelasnya. 

Acara ini diselenggarakan Parakrama Organizer bekerja sama dengan Badan Penghubung Pemerintah Aceh dan didukung oleh Himpunan Perusahaan Penata Acara Pernikahan Indonesia (Hastana Indonesia), Cut Marlyn Decoration, Dewwi Music.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
pernikahan

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top