Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dua Ruas Jalan di Sekitar Stasiun Palmerah Lumpuh

Dua ruas Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) lumpuh total akibat demonstrasi yang dilakukan oleh pelajar sekolah menengah atas.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 25 September 2019  |  18:34 WIB
Konsentrasi massa pendemo di DPR terlihat di sekitar lintasan rel sebidang dekat Stasion Palmerah Jakarta Barat pada Rabu 25 September 2019. - Bisnis/Dioniso Damara
Konsentrasi massa pendemo di DPR terlihat di sekitar lintasan rel sebidang dekat Stasion Palmerah Jakarta Barat pada Rabu 25 September 2019. - Bisnis/Dioniso Damara

Bisnis.com, JAKARTA - Dua ruas Jalan Tentara Pelajar, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019) lumpuh total akibat demonstrasi yang dilakukan oleh pelajar sekolah menengah atas.

Lokasi demonstrasi yang berada dekat Stasiun Palmerah dan pintu belakang Gedung DPR/MPR tersebut hingga saat ini belum bisa dilalui kendaraan. Untuk melihat lokasinya di Google Maps, klik DI SINI

Alhasil, pengendara yang menghindari lokasi demonstrasi beralih menuju Pasar Palmerah. Kemacetan pun tak terhindarkan lantaran akses menuju Slipi Petamburan juga terhalang oleh kerumunan pelajar.

Hingga Magrib menjelang, pelajar yang rerata mengenakan seragam pramuka itu masih bertahan di sekitar Stasiun Palmerah. Suasana kian mencekam setelah pelajar turut meledakan kembang api ke udara.

Komisioner KPAI bidang Pendidikan, Retno Listyarti, mengatakan bahwa prihatin dengan kehadiran pelajar berseragam abu-abu yang melakukan aksi demo di gedung DPR/MPR.

Untuk itu, KPAI telah berkoordinasi dengan pejabat Kemdikbud RI, yaitu Dian Kepala Biro Hukum dan Organisasi Kemdikbud agar segera menyikapi situasi ini ke Dirjen Dikdasmen demi melindungi anak-anak karena aksi berpotensi rusuh.

Selain itu, tambahnya, KPAI juga berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk membuat surat edaran melalui aplikasi Whatsapp kepada seluruh Kepala Sudin Pendidikan di Jakarta.

"Agar para kepala sekolah segera melakukan komunikasi berantai melalui walikelas dan para orang tua seluruh siswa agar mendeteksi keberadaan anak-anaknya," ujar Retno.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

demo
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top