Lahirkan Konglomerat Baru, HIPMI Akan Kumpulkan 100 Nama ke Presiden Jokowi

Bisnis.com, JAKARTA- Ketua Umum BPP HIPMI 2019-2022, Mardani H. Maming mengatakan akan mempersiapkan 100 nama untuk diberikan sesuai dengan pidato Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa Indonesia perlu adanya konglomerat baru. Mardani H. Maming sendiri juga sudah menyiapkan program kerja untuk bisa melahirkan konglomerat baru dengan peningkatkan kualitas pengusaha nasional.
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 20 September 2019  |  22:56 WIB
Lahirkan Konglomerat Baru, HIPMI Akan Kumpulkan 100 Nama ke Presiden Jokowi
Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming (kiri) dan Ketua Umum HIPMI Jaya Afie Kalla (kanan). - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA- Ketua Umum BPP HIPMI 2019-2022, Mardani H. Maming mengatakan akan mempersiapkan 100 nama untuk diberikan sesuai dengan pidato Presiden Jokowi yang mengatakan bahwa Indonesia perlu adanya konglomerat baru.  Mardani H. Maming sendiri juga sudah menyiapkan program kerja untuk bisa melahirkan konglomerat baru dengan peningkatkan kualitas pengusaha nasional. 

Hasil Musyawarah Nasional (Munas) yang diselenggarakan pada 16-17 September 2019 di The Sultan Hotel Jakarta memilih Mardani H. Maming sebagai ketua umum  Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) 2019-2022.

“Perlu lahirkan konglomerat-konglomerat baru untuk di Indonesia. Kita sebagai pengusaha apalagi bergabung di HIPMI harus menjadi pemain utama dan tuan di negeri kita sendiri. Insyallah kita akan segera berikan 100 nama untuk Bapak Presiden. Pak Jokowi minta 20 nama, kita akan berikan 100 nama pengusaha yang kompeten dan punya track record yang jelas, mudah-mudahan 100 nama ini bisa diterima semuanya oleh Bapak Presiden untuk memberikan pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia,“ kata Mardani di Jakarta (20/9).

Mardani menjelaskan bahwa dari pidato Presiden Jokowi ia akan melihat siapa saja yang memiliki peluang untuk menjadi konglomerat baru dari daerah-daerah agar adanya pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia. Ia menyambut baik komitmen Presiden Jokowi untuk bisa membantu pengusaha melalui pemerintahan karena konglomerat baru lahir pasti perlu adanya campur tangan pemerintah.

Sementara itu, Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Afifuddin Suhaeli Kalla (Afie) dalam kesempatan terpisah mengatakan "BPD HIPMI Jaya sangat mendukung apa yang dicanangkan oleh Ketua Umum BPP HIPMI Mardani H. Maming untuk msmberikan 100 nama pengusaha terpilih yang akan diberikan kepada presiden. Afie meyakini HIPMI Jaya yang mempunyai anggota terbesar se Indonesia, yg berjumlah 4.000 anggota, banyak yang usahanya sudah menjadi perusahaan besar dan akan menjadi konglomerat baru. HIPMI Jaya siap memberikan nama nama anggotanya untuk diberikan kepada presiden jika dininta oleh Ketua Umum BPP HIPMI" tutur Afie.

“Betul sekali apa yang sudah di katakan abang kami Bahlil Lahadalia, bahwa Gubernur, Bupati, Presiden hingga Menteri sudah mengalami pergantian tapi konglomerat di Indonesia masih itu-itu saja. Perlu sekali pengusaha-pengusaha muda ini bisa naik kelas karena para pengusaha daerah memiliki banyak potensi. Sinergitas antara HIPMI dan pemerintah harus semakin kuat,” kata Mardani.

CEO PT Batulicin 69 dan PT Maming 69 ini juga mengatakan peningkatkan kualitas pengusaha ini perlu dilakukan, Ia ingin HIPMI bisa tumbuh bersama jika konglomerat yang sudah ada bisa memperkuat tetapi juga pengusaha-pengusaha lain bisa naik kelas menjadi konglomerat baru agar bisa menciptakan kolaborasi.

“Saya berharap pintu yang sudah di buka oleh Pak Presiden Jokowi bisa mendorong lahirnya konglomerat baru karena bagi saya sulit jika dari pemerintah tidak membuka pintu itu. Agar pengusaha muda ini bisa berkolaborasi dan menghasilkan lapangan pekerjaan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih baik lagi secara nasional,” ujar Mardani.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Jokowi, konglomerat, pengusaha

Editor : Bambang Supriyanto

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top