Obligasi SoftBank Terjual Habis Kurang Dari 3 Menit

Tingginya minat pada surat utang konglomerat asal Jepang ini menepis skeptisme pasar yang dilatar belakangi oleh langkah investasi SoftBank belum lama ini.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 12 September 2019  |  15:00 WIB

Bisnis.com, JAKARTA -- Broker daring Monex Group Inc. berhasil menjual 500 juta yen obligasi yang diterbitkan oleh SoftBank Group Corp. kepada individual Jepang dalam waktu 146 detik atau kurang dari tiga menit.

Tingginya minat pada surat utang konglomerat asal Jepang ini menepis skeptisme pasar yang dilatar belakangi oleh langkah investasi SoftBank belum lama ini.

Shinichiro Yamada, manajer umum di departemen produk perusahaan Monex, menyampaikan bahwa penjualan yang dilakukan oleh perusahaan yang berbasis di Tokyo itu dimulai pada Senin (9/9/2019) pagi dan kuota surat utang yang ditawarkan habis pada pukul 09:02:26 waktu setempat

"Minat masyarakat sangat tinggi terlepas dari topan dahsyat yang melanda Jepang, hingga menganggu jadwal kereta api dan pesawat. Pada umumnya butuh waktu sekitar 2 pekan bagi pialang untuk menjual habis seluruh kuota obligasi," seperti dikutip melalui Bloomberg, Kamis (12/9/2019).

Pendiri SoftBank, Mayoshi Son, sangat bergantung pada investor lokal, khususnya individu, untuk meningkatkan modal perusahaan rintisannya yang kini telah berkembang ke layanan nirkabel, dan bahkan merambah investasi dalam startup seperti Uber Technologies Inc. dan WeWork.

SoftBank menerbitkan total 400 miliar yen dalam penjualan obligasi terbaru melalui Monex dan broker lainnya, dengan tawaran tingkat bunga 1,83% untuk obligasi bertenor 7 tahun.

Perusahaan telekomunikasi ini juga menerbitkan obligasi sebesar 500 miliar yen pada April 2019.

Yamada mengatakan, penjualan pesat, meskipun ada halangan angin topan, menunjukkan berapa besar minat pada obligasi berbunga tinggi.

"Kami sudah pernah melakukan IPO melalui internet sebelumnya dan kami paham bagaimana pendekatan seperti ini akan memudahkan investor untuk dapat membeli obligasi secara online," ungkapnya.

Baru-baru ini SoftBank menarik perhatian pasar dengan langkah investasi bernilai cukup besar di WeWork, sebuah startup co-working yang sedikit kesulitan untuk go public.

Meskipun perusahaan itu pada satu titik sempat memiliki nilai mencapai US$47 miliar, rencana IPO WeWork yang harus segera diselesaikan kemungkinan akan memangkas nilai menjadi sekitar US$15 miliar.

Kondisi tersebut tentunya akan merusak nilai saham yang dimiliki SoftBank, yang belum lama ini menyuntikkan dana sebesar lebih dari US$10 miliar.

Untuk penjualan obligiasi individual ini, SoftBank menyewa 12 broker, termasuk perusahaan sekuritas lokal dan broker online.

Nomura Securities Co., pialang terbesar di Jepang, mengelola penjualan 90,5 miliar yen surat utang SoftBank. Ini merupakan kali pertama bagi Monex untuk bergabung ke dalam sindikasi.

Secara relatif, para investor obligasi SoftBank berasal dari generasi yang lebih tua, didominasi oleh pria.

Menurut Yamada, sekitar 300 pembeli obligasi SoftBank melalui Monex berusia 50-an dan 60-an, yang berasal dari Hokkaido hingga Okinawa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
softbank

Editor : Achmad Aris

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top