Teroris ISIS di Papua Terdeteksi Sejak Dua Tahun Lalu, Sasarannya Polisi

Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror sudah mendeteksi keberadaan kelompok teroris ISIS sejak dua tahun lalu di wilayah Papua dan Papua Barat.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 06 September 2019  |  14:50 WIB
Teroris ISIS di Papua Terdeteksi Sejak Dua Tahun Lalu, Sasarannya Polisi
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo - Bisnis.com/Ayub

Bisnis.com, JAKARTA - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror sudah mendeteksi keberadaan kelompok teroris ISIS sejak dua tahun lalu di wilayah Papua dan Papua Barat.

Namun, teroris pimpinan Abu Bakar Al Baghdadi tersebut baru aktif sejak satu tahun lalu, setelah terungkap dari penangkapan dua terduga teroris oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror, yang berencana melakukan aksi amaliyah di Mapolres Manokwari pada 2017 silam.

"Jadi begini ya, jaringan ISIS Papua memang sudah terdeteksi kurang lebih sekitar dua tahun lalu. Tapi baru terpantau aktif kelompok itu kurang lebih satu tahun belakangan ini," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo di Jakarta, Jumat (6/9/2019).

Dedi menjelaskan bahwa sejak penangkapan dua terduga teroris di Manokwari pada 2017 lalu, kelompok itu mulai melakukan rekrutmen di beberapa wilayah seperti di Jayapura, Wamena, Fakfak, Manokwari hingga Marauke.

Target serangan kelompok teroris ISIS di Papua Barat dan Papua masih aparat penegak hukum yaitu Kepolisian. Menurut Dedi, Polri akan terus melacak keberadaan kelompok teroris tersebut dan melakukan penegakan hukum.

"Sasaran kelompok teroris ini masih Polisi ya. Kami akan terus dalami dan tangkap mereka," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
polisi, ISIS

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top