Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Polda Metro Jaya Selidiki Kasus yang Libatkan Jubir KPK, Anggota ICW, Ketua YLBHI

Polda Metro Jaya tengah menyelidiki perkara dugaan tindak pidana memberikan keterangan bohong yang dilaporkan LSM Pemuda Kawal KPK dan Masyarakat DKI Jakarta.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 29 Agustus 2019  |  11:07 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono. - Bisnis/Rayful Mudassir
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Argo Yuwono. - Bisnis/Rayful Mudassir

Bisnis.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki perkara dugaan tindak pidana memberikan keterangan bohong yang dilaporkan LSM Pemuda Kawal KPK dan Masyarakat DKI Jakarta.

Berdasarkan surat laporan dengan nomor laporan polisi: LP/5360/VIII/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus ter tanggal 28 Agustus 2019, LSM Pemuda Kawal KPK dan Masyarakat DKI Jakarta melaporkan Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Anggota ICW Adnan Topan Husodo serta Ketua YLBHI Asfinawati.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Argo Yuwono mengatakan laporan tersebut sudah diterima tim penyidik dan sudah mulai diselidiki keterlibatan ketiga terlapor dalam kasus dugaan tindak pidana memberikan berita bohong yang diduga disampaikan pada bulan Mei-Agustus 2019. Namun sayangnya, Argo tidak menjelaskan lebih detail berita bohong apa yang disampaikan ketiga terlapor itu hingga harus berurusan dengan Polisi.

"Memang benar, ada laporan itu. Sudah kami terima laporannya," tuturnya kepada Bisnis, Kamis (29/8/2019).

Pelapor atas nama Agung Zulianto yang berprofesi sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi di DKI Jakarta, menduga ketiga terlapor itu melakukan perbuata melawan hukum dan melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik pasal 28 ayat 2, juncto pasal 45 ayat 2 juncto pasal 27 ayat 3 mengenai memberikan berita bohong.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

icw
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top