Pembacok Anggota Polsek Tlogowungu Pati Tidak Terkait Terorisme

Polda Jawa Tengah memastikan bahwa tersangka pembacok anggota Polsek Tlogowungu Pati Aiptu Kosrin tidak ada kaitannya dengan tindak pidana terorisme.
Sholahuddin Al Ayyubi
Sholahuddin Al Ayyubi - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  15:43 WIB
Pembacok Anggota Polsek Tlogowungu Pati Tidak Terkait Terorisme
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA--Polda Jawa Tengah memastikan bahwa tersangka pembacok anggota Polsek Tlogowungu Pati Aiptu Kosrin tidak ada kaitannya dengan tindak pidana terorisme.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Agus Triatmadja menjelaskan pihaknya sudah memeriksa 16 saksi dari unsur keluarga pelaku dan perangkat desa.

Hasil dari pemeriksaan tersebut, menurut Agus, diketahui bahwa tersangka Muhammad Purwadi mengalami gangguan kejiwaan.

"Tersangka mengalami gangguan kejiwaan. Itu diketahui setelah penyidik memeriksa keluarga pelaku, riwayat medis dan dari perangkat desa," tutur Agus, Rabu (28/8/2019).

Agus memastikan bahwa tersangka Muhammad Purwadi tidak ada kaitannya dengan aksi tindak pidana terorisme di Polsek Wonokromo Surabaya Jawa Timur.

Kendati demikian, menurut Agus, semua temuan tersebut masih bersifat temuan tahap pertama, tim penyidik masih menggali keterangan dari pelaku.

"Kasus ini belum ada kaitannya dengan teroris di Wonokromo. Tapi Polres Pati masih mendalami," katanya.

Sebelumnya, Polri membenarkan ada anggotanya dari Mapolsek Tlogowungu Pati bernama Aiptu Kosrin yang menjadi korban pembacokan orang tidak dikenal di Kantor Polsek.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa pelaku Muhammad Purwadi telah membacok Aiptu Kosrin menggunakan parang, karena kesal tidak ada anggota Polsek yang jaga di ruang SPK.

Dedi menjelaskan Muhammad Purwadi datang ke Mapolsek Tlogowungu Pati Jawa Tengah pada hari Selasa (27/8/2019) sekitar pukul 09.30 WIB untuk membuat laporan kehilangan.

"Lalu berhubung di ruang Reskrim tidak ada yang berpakaian dinas, tersangka kembali menemui Kanit Provos dengan mengeluarkan senjata tajam sejenis bendo atau parang dan membacokkan ke arah kepala Kanit Provos Aiptu Kosrin," tuturnya, Selasa (27/8).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Penyerangan Polisi

Editor : Saeno

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top