ASN Pusat Bersiap Dipindah ke Ibu Kota Baru

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Syafruddin mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 28 Agustus 2019  |  11:05 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi Syafruddin mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus siap ditugaskan di seluruh wilayah Indonesia.

Pemerintah telah memutuskan bahwa Ibu Kota akan pindah ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara. Menteri Syafruddin menyebut sebagai ASN terutama yang ada di Instansi Pusat, para abdi negara harus siap ditugaskan dimanapun termasuk ke Ibu Kota baru.

https://twitter.com/kempanrb/status/1166547388841910272?s=19

"Dengan adanya rencana pemerintah untuk melakukan perpindahan ibu kota ke Provinsi Kalimantan Timur, sudah semestinya ASN menerima hal ini dengan positif," katanya melalui akun twitter resmi @kemenpanrb, Rabu (28/8/2019).

Dalam UU No 5/2014 tentang ASN dan PP No 11/2017 tentang Manajamen ASN, dijelaskan bahwa setiap ASN harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh instansi pemerintah.

Dia meminta para ASN berpikir positif terhadap rencana pemerintah ini. Di ibu kota yang baru nanti, dia meyakini akan tersedia fasilitas yang baik untuk seluruh abdi negara.

"Mengemban tugas sebagai abdi negara adalah sebuah amanah. Mari bersama laksanakan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya dimanapun kita bertugas," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ASN

Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top