Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pemerintah Mesti Serius Menyelesaikan Kasus Rasisme Papua

Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyebut pemerintah mesti serius menyelesaikan kasus rasisme yang dialami masyarakat Papua. Pun begitu, dia menyebut masalah tersebut belum perlu melibatkan pihak internasional.
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 24 Agustus 2019  |  16:18 WIB
Warga melakukan konvoi saat aksi di Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Antara - Sevianto Pakiding
Warga melakukan konvoi saat aksi di Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Antara - Sevianto Pakiding

Bisnis.com, JAKARTA - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyebut pemerintah mesti serius menyelesaikan kasus rasisme yang dialami masyarakat Papua. Pun begitu, dia menyebut masalah tersebut belum perlu melibatkan pihak internasional.

Pernyataan itu dikeluarkan menanggapi pernyataan Gubernur Papua Lukas Enembe untuk melibatkan pihak internasional dalam menyelesaikan permasalahan Papua.

"Saya kira yang diperlukan saat ini keseriusan Pemerintah dalam mengatasi akar persoalan yang ada di Papua agar tidak berlarut-larut kembali," kata Sukamta melalui keterangan resminya, Sabtu (24/8/2019).

Di sisi lain pihaknya ikut mendorong Gubernur Papua Lukas Enembe menyelesaikan protes masyarakat Papua dan Papua Barat dapat dilakukan secara nasiona.

"Sebagai Gubernur mestinya harus percaya kemampuan Pemerintah. Sampaikan akar persoalan sesungguhnya di Papua serta usulan penyelesaian masalahnya. Saya kira yang seperti ini akan lebih konstruktif," ujarnya.

Di samping itu, Sukamta mengaku heran dengan dana otonomi khusus yang diberikan pemerintah sejak 2001 belum memberi dampak signifikan pada perubahan di wilayah Melanesia itu.

Dia meminta pemerintah setempat perlu dievaluasi secara utuh terkait kebijakan dan program yang sudah berjalan.

Namun demimikian Anggota DPR RI asal Yogyakarta ini berharap Pemerintah saat ini fokus dulu untuk menyelesaikan aksi yang sedang terjadi terkait Papua. Selain itu, dia juga meminta Pemerintah mengurangi kerja-kerja simbolis berupa kunjungan pejabat.

“Harus fokus dulu untuk selesaikan persoalan yang ada di depan mata terkait aksi-aksi yang terjadi. Adanya spekulasi keterlibatan KKSB dalam kericuhan ini, jangan sampai mengganggu fokus mengembalikan situasi yang kondusif,” terangnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

papua dpr ri
Editor : Akhirul Anwar
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

BisnisRegional

To top