Donald Trump dan Boris Johnson Jadwalkan Pertemuan di Akhir Pekan

Trump dijadwalkan mendarat di Biarritz, Perancis, pada akhir pekan ini untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi tersebut.
Nirmala Aninda
Nirmala Aninda - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  15:22 WIB
Donald Trump dan Boris Johnson Jadwalkan Pertemuan di Akhir Pekan
Boris Johnson, PM Inggris. - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – residen Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dikabarkan akan bertemu pada Minggu (25/8), di sela-sela KTT G7 yang berlangsung di Paris.

Trump dijadwalkan mendarat di Biarritz, Perancis, pada akhir pekan ini untuk menghadiri pertemuan tingkat tinggi tersebut.

Kedua pemimpin tersebut akan melakukan pertemuan bersamaan dengan agenda debut internasional Johnson di tengah diskusi global mengenai nasib Inggris pasca Brexit.

Pertemuan ini akan menjadi yang pertama bagi keduanya sejak Johnson terpilih sebagai perdana menteri, menggantikan Theresa May.

“Trump juga berencana untuk bertemu dengan para pemimpin lain di KTT itu, termasuk Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel, Perdana Menteri India Narendra Modi, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe,” kata seorang pejabat pemerintahan senior, seperti dikutip melalui Bloomberg, Jumat (23/8).

Johnson tampak sangat ingin menjalin hubungan dekat dengan Trump.

Mereka telah melakukan perbincangan setidaknya empat kali melalui telepon sejak Johnson menjadi perdana menteri bulan lalu, diikuti dengan perbincangan terbaru pada Senin (19/8).

Namun Johnson juga harus menyeimbangkan kedekatannya dengan Trump mengingat citra Presiden AS yang tidak populer di kalangan rakyat Inggris.

“Dia [Johnson] akan melakukan pekerjaan yang fantastis. Kami memiliki hubungan yang sangat baik,” ungkap Trump beberapa waktu lalu di Ruang Oval Gedung Putih.

Trump, yang 'mengisolasi' diri pada KTT G7 tahun lalu, melihat Johnson sebagai sekutu di tengah tantangan jarak hubungan diplomatik antara Uni Eropa dan AS yang semakin melebar.

Johnson mencari kedekatan dengan AS dan Uni Eropa, namun langkahnya berpotensi bersinggungan masalah-masalah utama dari Iran hingga Huawei Technologies Co.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Donald Trump

Editor : M. Taufikul Basari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top