Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan Asal Jambi Gugur Saat Bertugas

Anggota manggala agni daerah operasi Muara Bulian, Asmara bin Ripai, meninggal dunia saat bertugas di Kabupaten Batanghari, Jambi.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 23 Agustus 2019  |  08:42 WIB
Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan Asal Jambi Gugur Saat Bertugas
Petugas gabungan memadamkan api yang membakar lahan di Desa Muara Baru, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, Sabtu (10/8/2019). Berdasarkan pantauan satelit milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) terdapat 441 titik api yang terdeteksi di sejumlah wilayah yang ada di Indonesia. - ANTARA / Mushaful Imam

Bisnis.com, JAKARTA Anggota manggala agni daerah operasi Muara Bulian, Asmara bin Ripai, meninggal dunia saat bertugas.

Brigade pengendalian kebakaran hutan itu meregang nyawa usai tertimpa kayu besar ketika memadamkan api di Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin (Tahura Senami) di Kabupaten Batanghari, Jambi.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo mengatakan kejadian gugurnya Asmara bermula ketika tim satgas karhutla melakukan pemadaman di Tahura Senami, Kamis (22/8/2019) sore, dengan menggunakan tangki manggala agni daerah operasi (daops) Muara Bulian.

Ketika air habis, tim lantas melakukan pengisian ulang diikuti Asmara dan temannya, Kuntoro, dengan menggunakan sepeda motor.

"Baru beberapa meter berjalan, tiba-tiba sebatang kayu besar roboh menimpa kepala anggota manggala agni daops Muara Bulian yang bernama Asmara," ujar Agus dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/8/2019).

Kondisi Asmara pun kritis dan tim langsung membawa korban ke RSUD Abdul Majid Batoe Muara Bulian. Dikarenakan peralatan medis yang ada kurang menunjang, korban dirujuk ke RS Siloam Jambi.

Nyawa Asmara tak terselamatkan dan dia dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul  01.15 WIB. "Pagi ini kami mendapat kabar duka atas meninggalnya Bapak Asmara anggota manggala agni Provinsi Jambi," sebut Agus.

Dia menuturkan, Asmara meninggalkan satu istri dan dua orang anak. Rencananya, jenazah akan dimakamkan hari ini di tempat kelahirannya, Dusun Anggrek, Desa Bathin, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
kebakaran hutan, kemarau

Editor : Lucky Leonard

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top