Jokowi : Organisasi Tak Efisien Harus Dipangkas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung pentingnya pemangkasan sejumlah organisasi dan jumlah aparat yang tidak efisien.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 16 Agustus 2019  |  11:32 WIB
Jokowi : Organisasi Tak Efisien Harus Dipangkas
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (16/8/2019)./JIBI - Bisnis/Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung pentingnya pemangkasan sejumlah organisasi dan jumlah aparat yang tidak efisien.

Menurut Jokowi, saat ini penggabungan sejumlah organisasi yang tumpang tindih fungsinya harus dilakukan. Alasannya, banyak pekerjaan administrasi yang sekarang bisa dilakukan oleh komputer dan kecerdasan buatan.

"Oleh karena itu jumlah organisasi dan jumlah aparat yang tidak efisien dan tidak relevan harus mulai dipangkas," tutur Jokowi di Pidato HUT ke-74 Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Jokowi juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan kultur aparat negara, birokrat, TNI dan Polri dan pejabat BUMN.

Selain itu, bekas Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan bahwa tak ada kompromi bagi aparat yang mengingkari Pancasila. Dia juga menekankan ketiadaan kompromi bagi aparat yang tidak melayani masyarakat.

"Sebaliknya kita cari, kita apresiasi aparat yang selalu menebarkan optimisme, yang melakukan smart shortcut dan yang sepenuh hati melayani rakyat," katanya.

Sebelumnya, Jokowi membahas pentingnya pemanfaatan teknologi terbaru yang saat ini telah membuka peluang untuk mempermudah hal-hal yang dulu sulit dilakukan.

Pemanfaatan teknologi ini juga diperlukan untuk mempermurah hal-hal yang dulu mahal, dan mempercepat hal-hal yang dulu lamban dan lama dilakukan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Pidato Kenegaraan, Jokowi

Editor : Akhirul Anwar

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top